SEMARANG, RADARJEMBER.ID- Peristiwa perampokan mengagetkan warga perumahan mewah di komplek Graha Padma Semarang menjadi korban perampokan, Minggu (9/7). Pelaku tak lain adalah tetangga sendiri.
Korban diketahui bernama Michael Rendy Wiyono, 33, merupakan selebgram di Kota Semarang. Ia mengalami luka di telinga, telapak tangan, dan leher ketika melawan pelaku.Ketika beraksi, pelaku memakai topeng dan membawa senjata tajam berupa pisau dapur.
"Kejadian sekitar pukul 03.30. Pertama, listrik tiba-tiba mati. Saya dibangunkan istri, dan keluar untuk menyalakan saklar. Tiba-tiba dari belakang saya langsung disekap dengan menggunakan pisau dapur. Kemudian saya lawan, pelaku yang bertopeng lari," jelas Rendy.
Istri Rendy mendengar suara gaduh juga langsung keluar rumah dan teriak-teriak mencari perhatian.Satpam perumahan mendengar teriakan tersebut langsung datang.Rendy dan satpam mengejar pelaku hingga berhasil ditangkap.
"Dia lari sembunyi di kolong mobil tetangga. Awalnya saya juga tidak tahu kalau orangnya itu bawa pisau. Saya kena sayatan pisau, saya berkelahi dengan pelaku. Kemudian orangnya (pelaku) dibawa ke kantor polisi,"imbuh pria itu.
Istri Rendy kebetulan sedang hamil mengalami shock akibat kejadian itu. Apalagi ketika tahu pelaku adalah tetangga korban, yang tinggal satu komplek Taman Avonia, Graha Padma.Salah satu satpam komplek tersebut enggan disebutkan namanya mengatakan, pelaku bernama Erwin.
"Itu kan tetangganya sendiri, rumahnya jarak satu rumah dengan Pak Rendy. Itu pas kejadian, orangnya (pelaku) pakai topeng, bawa pisau, sama kaos tangan. Pas dilawan dia kabur, sembunyi di kolong mobil.”terang Satpam tersebut.
Setelah tertangkap kemudian diserahkan ke pos induk, dan dibawa ke kantor polisi.Pelaku tergolong warga baru di komplek tersebut, belum ada satu tahun.Semula, tinggal bersama istri dan dua anaknya laki-laki dan perempuan masih kecil.
Namun, sebelum kejadian, istri dan anaknya sudah tidak terlihat lagi di rumah tersebut."Istri dan anaknya sudah diungsikan sebelumnya. Dengar-dengar dia (pelaku) orang Jakarta. Katanya punya usaha, bangkrut atau apa gitu.”tutur dia.
Menurutnya, korban dan pelaku saling kenal dekat. Pelaku juga mengenal satpam setempat. Ketika masuk ke komplek perumahan juga sering menyapa. "Ya kita tidak menyangka saja kok bisa seperti itu.”pungkas Satpam itu.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:M.Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Semarang
Editor : Alvioniza