BACA JUGA : Piringan Hitam Berjudul C.H.R.I.S.Y.E Bersama Laleimanino dan Eva Celia
“Kami dari Pengurus Besar PARFI mengucapkan duka yang amat dalam atas berpulangnya senior kita di dunia perfilman Indonesia,” kata Evry Joe selaku Ketua Humas PARFI kepada JawaPos.com, Rabu (21/12).
Dia menyampaikan, Aminah Cendrakasih memiliki karir panjang di dunia hiburan sejak era 1950-an hingga 2020, termasuk orang sangat konsisten dalam menekuni profesi. “Beliau orang konsisten pada profesi. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi anak muda,” ucap dia.
PARFI berharap karya-karya almarhumah baik dalam bentuk sinetron atau film dapat menjadi warisan bagi generasi penerus. Dan karya-karya dihitung sebagai amalan kebaikan dan menjadi ladang pahala bagi perempuan identik dengan karakter Mak Nyak.
Sementara itu, Ibu Ade, salah satu anak Aminah Cendrakasih menyampaikan, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Kamis (22/12) sekitar pukul 10.00 WIB dengan lokasi pemakaman di TPU Karet Bivak Jakarta.
Mak Nyak akan dimakamkan jadi satu dengan mendiang ibunya atau nenek dari Ibu Ade. “Pemakaman Kamis (22/12) di Karet Bivak jam 10.00. Akan ditumpuk, dimakamkan sama Mak Wok, Wolly Sutinah,” kata Ade kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon, Rabu (21/12).
Karir Mak Nyak di dunia hiburan terbilang panjang sejak era 1950-an hingga 2020. Selama berkarir, sejumlah film telah diperankan almarhumah seperti Oh Ibuku, Gadis Tiga Djaman, Bertjinta dalam Gelap, Benyamin Raja Lenong dan Oma Irama Penasaran.
Aminah juga pernah membintangi film Atas Boleh Bawah Boleh, Si Doel The Movie 2, Akhir Kisah Cinta Si Doel, dan deretan judul film lain. Jenazah Mak Nyak disemayamkan di rumah duka di Jl. Japos Raya No. 45 Jurang Mangu Barat, Tangerang. (*)
Editor :Winardyasto HariKirono
Foto:instagram si_rano
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri