Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kapolres Bima Ternyata Bekingan Bandar Narkoba? Cara Licik Selundupkan Uang di Kardus Bir

M. Ainul Budi • Jumat, 13 Februari 2026 | 19:50 WIB

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra bersama sang istri
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra bersama sang istri

RADAR JEMBER - Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dinonaktifkan dari jabatannya setelah muncul dugaan penerimaan dana sebesar Rp 1 miliar dari seorang bandar narkoba bernama Koko Erwin.

Dana tersebut diduga disalurkan melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, yang kini telah diberhentikan dari institusi kepolisian.

Kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni, mengungkap kronologi awal dugaan aliran dana tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kliennya menerima panggilan telepon dari Koko Erwin yang menawarkan sejumlah uang sebagai bentuk “bantuan”.

Menurut penuturan Asmuni, Koko Erwin mengetahui bahwa AKP Malaungi tengah mengupayakan pengumpulan dana untuk pembelian satu unit Toyota Alphard senilai Rp 1,8 miliar.

Kendaraan tersebut disebut sebagai permintaan dari Kapolres Bima Kota saat itu, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Merasa mendapat peluang untuk memenuhi permintaan atasannya, AKP Malaungi kemudian menyampaikan tawaran dari Koko Erwin kepada Kapolres.

Bandar narkoba itu disebut bersedia menyediakan dana penuh sesuai harga kendaraan, dengan syarat aparat kepolisian tidak mengusik aktivitas peredaran sabu yang dijalankannya di wilayah Kota Bima.

Kesepakatan pun diduga tercapai. Sebagai tahap awal, AKP Malaungi meminta uang muka sebesar Rp 200 juta dari total komitmen Rp 1,8 miliar.

Proses pengiriman dana dilakukan secara bertahap. Koko Erwin mentransfer Rp 200 juta sebagai pembayaran awal melalui rekening atas nama Dewi Purnamasari.

Selanjutnya, dana tahap kedua sebesar Rp 800 juta juga dikirim melalui rekening yang sama dan kemudian dicairkan oleh AKP Malaungi.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Editor : M. Ainul Budi
#narkoba #Kapolres Bima #AKP Malaungi #AKBP Didik Putra Kuncoro