Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dari Gedung Merah Putih ke Jejak Digital: Perkembangan Penyidikan Korupsi EDC BRI

Faqih Humaini • Rabu, 11 Februari 2026 | 06:30 WIB
KPK saat melakukan pres rilis (sc:kpk ri)
KPK saat melakukan pres rilis (sc:kpk ri)

JAKARTA, Radar Jember - Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin EDC di Bank Rakyat Indonesia kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mega Okfiyati, CFO PT Ingenico International Indonesia, sebagai saksi penting Selasa, 10 Februari 2026.

Pemeriksaan yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK ini menjadi bagian dari rangkaian penyidikan yang telah bergulir sejak Juni 2025 — awal munculnya dugaan manipulasi tender dan kolusi harga.

Mega tiba di KPK pada pukul 08.39 WIB, sementara dua saksi lain yang juga diperiksa adalah AA dan DH, yang masing-masing datang lebih pagi dan akhir sesi pagi.

Kasus EDC sudah melibatkan beberapa CEO dan pejabat tinggi bank, serta pemimpin perusahaan teknologi menyoroti lebih dari sekadar dugaan korupsi biasa, namun sebuah jejaring transaksi yang kompleks.

Sebelumnya, KPK mencatat nilai proyek pengadaan mesin EDC mencapai triliunan rupiah, dan pihak penyidik menetapkan beberapa tersangka dari kalangan direksi BRI dan vendor.

Perjalanan kasus ini juga memunculkan sejumlah pemanggilan saksi tingkat atas, termasuk pejabat lain di luar BRI yang pernah dimintai keterangan untuk membuka gambaran aliran uang.

Pakar hukum mengatakan bahwa pemeriksaan saksi dari pihak vendor bisa menjadi kunci penting untuk mengetahui apakah ada pengaturan harga berlebihan atau kolusi antara penyedia barang dan pejabat pengadaan.

Selain itu, KPK sempat mengeluarkan langkah pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap puluhan pihak guna menjaga kelangsungan proses penyidikan.

Dengan perkembangan terbaru ini, publik dan pengamat hukum menunggu apakah KPK akan segera mengumumkan tersangka baru atau memperluas dugaan pidana korupsi menjadi kriminal korporasi dan pencucian uang terkait skema EDC. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#CFO #KPK RI #KPK #BRI #EDC