Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Keluarga Febri Sudah Ikhlas, tapi Tak Percaya itu Bundir, Lanjutan Kematian Tragis Buruh di Jember

Yulio Faruq Akhmadi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:15 WIB
CEK LOKASI: Paman Febri, Nofi Cahyo melihat dari jendela lokasi ponakannya yang ditemukan tak bernyawa pada 22 Agustus lalu. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
CEK LOKASI: Paman Febri, Nofi Cahyo melihat dari jendela lokasi ponakannya yang ditemukan tak bernyawa pada 22 Agustus lalu. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

KEBONSARI, Radar Jember - Hampir dua bulan setelah kematian tragis buruh PT Sungai Budi, Febri Arisandi yang ditemukan leher terjerat pada 22 Agustus lalu.

Pihak keluarga mulai berusaha menerima kenyataan pahit itu.

Meski demikian, masih ada tanda tanya yang belum sepenuhnya terjawab di hati mereka.

Paman korban, Nofi Cahyo Hariyadi, menyampaikan, hasil visum dan otopsi telah dijelaskan langsung oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan dari Polda dan RSD dr. Soebandi, penyebab kematian Febri adalah mati lemas akibat jeratan di leher.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, racun, maupun luka lain yang mengarah pada pembunuhan.

“Pihak kepolisian menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, semuanya mengarah pada kematian karena mati lemas. Tidak ada indikasi dia dibunuh atau diracuni,” ungkap Nofi.

Kedua orang tua Febri disebut sudah ikhlas menerima hasil penyelidikan tersebut.

Mereka menyadari, apapun penyebabnya, anak mereka tidak akan kembali.

Namun di sisi lain, Nofi mengaku masih menyimpan keraguan. Dia menilai ada sejumlah kejanggalan di lokasi kejadian, terutama posisi jasad Febri saat ditemukan dalam keadaan duduk.

Bukan tergantung sebagaimana mestinya bila benar bunuh diri dengan gantung diri.

“Kalau ikhlas, ya, mereka (orang tua Febri, Red) sudah ikhlas. Tapi kalau dibilang sepenuhnya percaya Febri bunuh diri, saya pribadi tidak percaya,” ujarnya.

Terbaru pihak kepolisian telah menetapkan manajer PT Sungai Budi sebagai tersangka, namun Nofi berharap penyidik tidak berhenti sampai di sini.

Dia meminta kepolisian tetap membuka kemungkinan adanya pengembangan kasus dan memeriksa pihak lain yang diduga terlibat.

“Saya hanya ingin kasus ini dikuak sampai tuntas dan pelaku dihukum seadil-adilnya. Bila memang ada orang lain yang ikut, maka membuat Febri tertekan. Semoga juga bisa dibuka terang,” tegasnya. (yul/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Bunuh Diri #polres