Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dari Panggung Politik, Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka

Faqih Humaini • Selasa, 26 Agustus 2025 | 04:34 WIB

TERSANGKA : Pimpinan KPK saat pers rilis  penetapan tersangka kasus dugaan korupsi, dengan para tersangka yang telah mengenakan rompi oranye. ( source: SitaToday )
TERSANGKA : Pimpinan KPK saat pers rilis penetapan tersangka kasus dugaan korupsi, dengan para tersangka yang telah mengenakan rompi oranye. ( source: SitaToday )

JAKARTA, Radar Jember - Immanuel Ebenezer, yang sebelumnya dikenal sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan disapa Noel, kini duduk sebagai tersangka pasca operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Dahulu kerap menegakkan disiplin pekerja lewat inspeksi mendadak, kini berubah dramatik ketika ia dijerat kasus dugaan pemerasan terkait sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Namun kini, reputasinya terancam setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka atas dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana di perusahaan yang pernah ia pimpin.

Kasus ini berawal dari temuan adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan yang menimbulkan kerugian negara.

Aparat penegak hukum kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, termasuk Noel.

Setelah rangkaian penyelidikan, statusnya dinaikkan menjadi tersangka, sehingga membuat publik terkejut mengingat posisinya yang sebelumnya cukup dihormati.

Bersama dengan sepuluh pejabat lain di lingkungan Kemnaker, Noel ditetapkan sebagai tersangka dalam skema korupsi sertifikat K3.

Modusnya: sertifikasi yang seharusnya hanya Rp 275 ribu dipersulit jika tanpa tambahan pembayaran hingga Rp 6 juta.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan Noel tak hanya membiarkan praktik tersebut, tetapi juga menerima aliran dana Rp 3 miliar dan sebuah motor Ducati mewah—motor itu bahkan tidak didaftarkan secara resmi sebagai upaya menghindari pelacakan.

Dana tunai dicairkan pada akhir 2024, sedangkan motor diterima sekitar April 2025.

Immanuel sendiri hingga kini belum banyak berbicara kepada publik mengenai status hukumnya.

Namun dalam beberapa kesempatan, ia menegaskan siap menghadapi proses hukum dan akan membuktikan dirinya tidak bersalah.

Ia juga meminta semua pihak menghormati asas praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Tak hanya menyasar publikasi etik, kasus ini langsung mendorong Presiden Prabowo Subianto mencopot Noel dari jabatannya.

Keputusan pemberhentian ditandatangani pada 22 Agustus 2025, tak lama setelah pengumuman OTT KPK. (faq)

Penulis : Affan Kurniawan

Editor : M. Ainul Budi
#noel ditangkap kpk #KPK #Noel ebenezer