Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Berikut Faktanya Soal Oknum di Jember yang di Serbu Warga, Curi Motor Ketika Korban Sibuk Berdagang

Radar Digital • Rabu, 26 Februari 2025 | 16:05 WIB

 

DIKELER: Tersangka atas nama Samsul Arifin saat dimintai keterangan oleh Penyidik Reskrim Polsek Gumukmas.
DIKELER: Tersangka atas nama Samsul Arifin saat dimintai keterangan oleh Penyidik Reskrim Polsek Gumukmas.

MENAMPU, Radar Jember - Dua orang warga asal Kecamatan Wuluhan menjadi sasaran amuk warga. Hal itu setelah keduanya tertangkap massa melakukan pencurian sepeda motor.

Keduanya masing-masing bernama David Priadi, 34, dan Samsul Arifin, 27, warga Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan.

Keduanya tertangkap massa setelah mencuri sepeda motor Yamaha Crypton bernopol N 5105 WM milik Mariyono, pedagang es, warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Sabtu (22/2) pukul 22.30.

Tersangka David Priadi yang mendapat bagian eksekusi langsung mendekati motor milik korban. Setelah itu, tersangka mendorong motor yang diparkir tidak jauh dari tempat berjualan. Kunci kontak motor dibiarkan karena korban sibuk melayani pembeli.

Setelah motor didorong, tersangka David langsung menyalakan motor.

“Nahas, saat menghidupkan motor yang dicuri terlihat oleh korban, yang tidak jauh dari lokasi. Dengan spontan saksi langsung berteriak, maling- maling,” kata AKP Joko Sudikdo, Kapolsek Gumukmas.

Bukan hanya tersangka David yang tertangkap, Samsul Arifin juga tertangkap oleh warga. “Tersangka Samsul ini sempat dimassa oleh warga karena juga tertangkap,” kata Joko.

Kepada polisi, tersangka David mengaku sudah melakukan aksi di 10 tempat kejadian perkara (TKP). Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan dua unit sepeda motor masing-masing milik korban dan sepeda motor milik kedua tersangka yang digunakan sebagai sarana.

Satu tersangka atas nama David ini mengaku sebagai anggota aparat, karena menggunakan atribut aparat. “Setelah dicek, ternyata mereka anggota aparat oknum gadungan,” kata kapolsek.

Saat awal mereka datang, warga sudah mulai curiga, sehingga gerak-gerik kedua tersangka selalu dipantau. (jum/c2/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember