ANTIROGO, Radar Jember - Ruko yang berada di Perumahan Baiti Jannati Residence ternyata sebelumnya bukan ruko perumahan di lokasi tersebut.
Perumahan yang berada di Jalan Koptu Berlian, Lingkungan Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari ini sejak ada perumahan bukan Ruko.
Tetapi tiga unit ruko berlantai tiga yang belum jadi ini awalnya sebuah bangunan masjid.
Namun, bangunan masjid itu tidak berlangsung lama, karena di sekitar perumahan itu sudah ada masjid.
Sutali, 60, warga yang menempati ruko di Perumahan Baiti Jannati Residence ditemukan meninggal dengan beberapa luka cukup parah pada bagian perut dan lengannya.
Korban ditemukan bersimbah darah dengan posisi terlentang disebuah lincak (tempat tidur dari bambu) di ruko paling tengah lantai bawah disisi barat Sabtu (2/11) pukul 19.30.
Menurut Kacung, 40, Ketua setempat mengatakan, sebelum dibangun ruko tersebut,memang sebuah bangunan masjid. Tetapi tidak berjalan lama masjidnya dibongkar lalu dibangun sebuah ruko lantai tiga.
“Bangunan masjid tidak lama, tetapi sempat ditempati setelah itu dibongkar dan dijadikan ruko. Setelah jadi ruko dibangian lantai bawah itu dijadikan tempat ternak ayam. Karena tiga ruko yang belum jadi ini lantai tiga,” katanya
Karena tidak pernah ditempati akhirnya dibongkar, warga yang ada disekitar Perumahan Baiti Jannati Residence ini memilih shalat dimasjid yang sudah ada.
Sehingga warga memilih shalat berjamaah di masjid yang sudah ada.
Awalnya sejak ada masjid di perumahan itu tidak pernah ada orang yang shalat, karena memang lokasi singup dan gelap kalau malam hari.
Perumahan Baiti Jannati ini memamg lebih awal, setelah itu berkembang ada perum Rengganis 2 dan Grand kaliurang.
Untuk pintu masuk ke perumahan Baiti Jannati itu awalnya di sebelah barat, karena sempat diprotes akhirnya pihak perumahan membuat pintu masuk sendiri di sisi timur, kata Kacung kepada Jawa Pos Radar Jember dilokasi.
Menurut Kacung, korban di ruko ini tidak ngontrak, hanya saja korban ini menempati sekalian untuk jaga bangunan diperumahan ini.
"Sebenarnya korban (Sutali-red) ini rumahnya di Jalan Kaliurang, Kelurahan Tegelgede, Sumbersari tinggal bersama anaknya. Sehingga selama 1,5 tahun pak Sutali, bersama Yanah, 50, istrinya menempati ruko di perumahan disini," imbuhnya. (jum/bud)
Editor : Radar Digital