Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banyak Kejadian Begal di Jember, Ini Tips Berkendara Aman dari Begal

Radar Digital • Senin, 16 September 2024 | 22:42 WIB
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor.
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor.

 

POLISI terus memburu pelaku yang diduga begal di jalan bulakan Jatisari, Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Selasa (10/9) lalu, hingga kemarin.

Berdasar hasil pemeriksaan korban dan saksi, pelakunya dua orang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Atas insiden itu, jajaran Polsek Kencong akan melakukan patroli keliling. Terutama saat jam rawan dan dilakukan di tempat yang rawan aksi begal.

Polisi juga akan mengumpulkan perangkat desa untuk mengaktifkan kembali poskamling.

Demi mengurangi ruang gerak pelaku kejahatan.
Kapolsek Kencong Iptu Heru Siswanto menyampaikan, aksi begal yang menimpa Elis Nurohbidin, 42, warga Dusn Jatiagung RT 002 RW 024, Desa/Kecamatan Gumukmas, terjadi saat korban melintas di jalan sepi.

Pihaknya meminta agar semua warga menghindari berkendara sendirian dengan sepeda motor, terutama pada malam hari dan di jalan sepi.

“Usahakan, saat melintas di jalan umum tanpa ada penerangannya, ada pengendara lain. Ya, mudah-mudahan dua pelaku begal itu segera tertangkap. Doakan saja semoga pelaku segera tertangkap,” kata Heru.

Berdasar informasi yang masuk, di lokasi juga pernah terjadi aksi begal. Namun, pelakunya belum sempat membawa motor korban, karena korban berusaha melawan.

“Salah satunya dengan menjatuhkan diri dan motor langsung dikunci setir, sehingga pelaku tidak jadi mengambil motor korbannya,” kata Heru.

Dengan kejadian yang menimpa seorang ibu asal Kecamatan Gumukmas itu, pihaknya akan melakukan patroli rutin di jam-jam rawan. Termasuk di jalan sepi dan tidak ada penerangan jalan umum (PJU).

“Kami akan mapping kembali titik kerawanan di wilayah hukum Polsek Kencong. Yang jelas, nanti tiap jam-jam rawan, anggota akan kami geser, khususnya di wilayah bulakan Jatisari, Desa Wonorejo,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya mengimbau warga agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.

“Saya juga mengimbau kepada orang tua, anaknya jangan diberikan sepeda motor atau sepeda listrik. Apalagi mengendarainya di jalan-jalan yang sepi. Itu juga rawan untuk memancing para pelaku (begal, Red) melakukan aksinya. Hal ini untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Menurutnya, akhir-akhir ini juga banyak anak yang masih usia SD, SMP, hingga SMA, mengendarai motor lewat jalan-jalan sepi.

“Jangan memancing para pelaku untuk melakukan aksi kejahatan. Apalagi sekarang banyak dijumpai orang tua memberikan motor kepada anaknya untuk ke sekolah. Sehingga ini juga rawan aksi begal, karena pelaku tidak mengenal waktu. bukan hanya beraksi pada malam hari, tetapi juga sering beraksi pada siang hari,” jelasnya.

Pihak sekolah juga diimbau agar melarang siswa mengendarai sepeda motor sendiri.

Berharap Begal Sadis Segera Tertangkap

PASCAKASUS dugaan begal yang membacok korban hingga luka parah, hal itu masih menjadi pembicaraan hangat di sekitar lokasi.

Warga juga meminta agar pelaku begal sadis yang membacok korban itu ditindak tegas.

Seperti diketahui, pelaku membacok korban yang membonceng anaknya yang berumur 8 tahun. Itu terbilang sadis dan anak korban bisa jadi trauma.
Lokasi begal itu memang jauh dari permukiman warga. Itu merupakan akses penghubung Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, dengan Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas.

Setiap hari, di jalan itu, siang maupun malam, memang ada kendaraan yang lalu-lalang, namun rawan. Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga.

“Kalau malam hari, jalan itu gelap, karena memang belum ada PJU-nya,” kata Nono, warga Kencong.
Pasca-terjadinya aksi pembegalan yang menimpa ibu-ibu tersebut, warga masih membicarakannya. Termasuk mempertanyakan aksi kejamnya itu. “Kenapa korban harus dibacok kalau misalnya hanya butuh sepeda motornya. Seharusnya, pelaku tidak perlu melukai korban, apalagi perempuan dan bersama anaknya,” kata Jasuli, warga asal Gumukmas. Kasus ini pun membuat warga mendesak agar pelaku ditindak tegas. (jum/c2/nur)

Tips Berkendara Aman dari Begal:
• Hindari berkendara di jalan sepi, apalagi tanpa PJU.
• Perhatikan keadaan sekeliling pada saat berkendara.
• Simpan barang-barang berharga di dalam tas.
• Bila memungkinkan, tambah laju kendaraan saat diminta berhenti oleh orang yang tak dikenal.
• Jangan berkendara seorang diri, terutama saat malam.

Editor : Radar Digital
#Jember