WONOREJO, Radar Jember – Tagar #jemberdaruratkriminalitas sepertinya pantas disematkan untuk keamanan Jember akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, ada sejumlah kasus pembegalan yang meresahkan. Bahkan, dalam melancarkan aksinya, pelakunya tak segan melukai dan bisa jadi berniat membunuh korban dengan senjata tajam (sajam).
Kasus pembegalan yang cukup sadis terbaru dialami Elis Nurohbidin, 42, warga Dusun Jatiagung RT 002 RW 024, Desa/Kecamatan Gumukmas. Pada pukul 19.15, Selasa (10/9), emak-emak ini bersama putrinya berinisial RZA, 8, menjadi korban begal oleh dua orang tak dikenal.
Lokasi pembegalan terjadi di jalan bulakan Jatisari, Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Dalam peristiwa tersebut, Elis bersama anaknya mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 bernopol P 6231 KW. Dia melaju dari arah selatan di jalan dusun yang sangat sepi.
Begitu tiba di lokasi, ada dua orang pelaku menyalip korban dari sebelah kiri dan meminta korban berhenti. Setelah korban berhenti, satu pelaku menggenggam sajam langsung membentak dan meminta korban menyerahkan sepeda motornya. Namun, korban tetap mempertahankan motornya sambil pegang setir dan memegangi putrinya.
Seketika, satu pelaku secara membabi buta membacok Elis. Bacokan itu mengenai lengan kiri korban hingga luka parah. Bukan hanya itu, pelaku juga melukai korban hingga mengenai pinggang kiri, serta luka sayat di bagian perut atas sebelah kiri.
Aksi pembacokan itu dilakukan di depan anaknya yang masih berusia 8 tahun. Setelah korban tergeletak, pelaku membiarkan korban di lokasi kejadian. Kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor Scoopy kemudian kabur ke arah utara. “Anaknya langsung berlari ke utara (juga, Red) dan berpapasan dengan pengendara sepeda motor dari utara,” kata Kapolsek Kencong Iptu Heru Siswanto.
Aksi begal itu kemudian dilaporkan ke SPKT Polsek Kencong. Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi dan membawa korban ke IGD Puskesmas Kencong. Lantaran luka bacok yang dialami korban cukup parah, Elis langsung dirujuk ke IGD RSD dr Soebandi Jember. Selain luka-lukanya, tangan kanan korban juga mengalami patah tulang. Sementara, anak korban selamat.
Heru menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi, termasuk korban. Kini polisi langsung melakukan lidik dan pengejaran terhadap pelaku begal yang melakukan penganiayaan terhadap korban hingga luka parah. “Langsung berkoordinasi dengan Resmob Polres Jember melakukan olah TKP, malam itu juga,” jelasnya.
Sementara itu, berdasar keterangan warga yang sempat melintas di lokasi, Muhammad Wahid Rosyidi, 56, warga Dusun Jatiagung, Desa/Kecamatan Gumukmas, saat itu ada dua orang yang melarikan diri ke arah utara. “Pelaku mengendarai sepeda motor Scoopy,” jelas Heru. Kini pelaku dalam penyelidikan kepolisian. (jum/c2/nur)
TENTANG BEGAL DI GUMUKMAS:
KORBAN BEGAL DIBACOK:
- Elis Nurohbidin, 42, warga Dusun Jatiagung RT 002 RW 024, Desa/Kecamatan Gumukmas.
- Korban mengalami luka bacok di lengan kiri, perut, pinggang, dan patah tulang lengan kanan.
- Korban bersama anaknya berinisial RZA, 8.
CIRI-CIRI PELAKU:
- Dua pelaku berperawakan tinggi badan sekitar 160, usia sekitar 25 dan 30 tahun.
- Kedua pelaku menggunakan helm dan mengendarai motor Honda Scoopy.
- Saat beraksi pelaku menggunakan jaket hitam.
MOTOR KORBAN DITINGGAL:
- Sepeda motor Honda Vario 150 nopol P 6231 KW warna hitam ditinggal.