Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

JEMBER Bahaya Begal di Kawasan Kota! Korban Dirawat, Begal dalam Penyelidikan, Begini Kronologinya

Radar Digital • Jumat, 6 September 2024 | 12:10 WIB

 

Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor.
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor.
 

SUMBERSARI, Radar Jember - Kawasan kota Jember tidak aman. Ada begal yang beraksi di depan Masjid Nurul Jannah, Minggu (1/9) dini hari lalu. Hingga kemarin, kasus yang terekam CCTV itu belum terungkap dan dalam penyelidikan polisi.

Aksi kriminalitas itu tepatnya terjadi beberapa meter dari Jembatan Semanggi, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Insiden itu terjadi sebelum Subuh dan tidak ada warga yang mengetahuinya.

Pada waktu itu, dua orang pemuda yang menjadi korban kejahatan oleh tiga orang tak dikenal. Satu korban berinisial SA mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tangan setelah dibacok menggunakan celurit.

Sepeda motor Honda Beat bernopol P 4643 QW yang dikendarai korban digondol kawanan pelaku yang saat menjalankan aksinya berboncengan dengan motor Honda Vario.

Korban saat itu baru membeli rokok di salah satu toko Madura, dan melintasi lokasi itu.

Para pelaku diduga telah mengintai dan membuntuti korban. Motor yang dikendarai korban selanjutnya dipepet hingga pelaku mengarahkan celurit ke kepala salah satu korban.

Sabetan itu membuat kepala korban berlumuran darah dan oleng, kemudian terjatuh.

“Korban kena sabetan di kepala,” ujar SJ, salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.

Dua pemuda itu akhirnya terkapar di jalan. Kemudian dijadikan kesempatan oleh ketiga pelaku untuk membawa kabur kendaraan korban.

Menurutnya, para pelaku saat itu langsung pergi ke arah Jalan PB Sudirman.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz menyampaikan, pada saat itu, timnya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Menurutnya, dengan dibantu warga, korban dibawa ke Klinik Suherman untuk mendapatkan penanganan medis.

Pencurian dengan kekerasan itu, hingga berita ini ditulis, sedang dalam proses penyelidikan. Namun, pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku.

“Terduga pelaku masih proses lidik,” ucapnya. Uais menjelaskan, pelaku akan segera ditangkap.

Terpisah, Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Ipda Harry Sasono mengatakan, hingga kemarin (5/9), kepolisian masih menganalisis dan menyelidiki para pelaku. Namun, beberapa saksi sudah dilakukan pemeriksaan. “Kami dapat laporan saat ini tim Resmob Satreskrim masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku,” terangnya, kemarin.

Sementara itu, anggota DPRD Jember Tabroni menyampaikan, keamanan lingkungan di mana pun tempatnya menjadi tanggung jawab bersama. Meski begitu, kepolisian memiliki andil besar dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Ini berarti tidak aman. Padahal lokasinya di dalam kota. Saran saya, kepolisian perlu patroli rutin di jam-jam tertentu. Kemudian, karena keamanan menjadi tanggung jawab bersama, maka warga bisa menggalakkan poskamling lagi,” kata politisi PDIP tersebut.

Dengan adanya patroli keliling, menurut Tabroni, pelaku kejahatan akan semakin terbatasi. “Demikian juga kalau ada penjagaan di kampung-kampung, maka gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit. Urusan keamanan ini adalah tanggung jawab kita semua,” jelasnya. (sil/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #begal