Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

VIRAL! Begini Pengakuan Sejumlah Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Fotografer di Jember, Bermula Dari DM Instagram

Radar Digital • Jumat, 24 Mei 2024 | 02:50 WIB
RESMI: Tiga korban pelecehan seksual dan pencabulan oleh oknum fotografer di Kecamatan Balung melapor kepada aparat Polres Jember, kemarin (22/5). (ILHAM/RJ)
RESMI: Tiga korban pelecehan seksual dan pencabulan oleh oknum fotografer di Kecamatan Balung melapor kepada aparat Polres Jember, kemarin (22/5). (ILHAM/RJ)

radarjember.id - Kasus dugaan pelecehan seksual dengan modus foto-foto di sebuah studio foto yang ada di Kabupaten Jember, terus viral di media sosial. Terutama di Instagram.

Sejumlah korban pun memberanikan diri untuk buka suara.

Bahkan, beberapa akun, yang juga sempat diajak foto di studio foto pelaku, pun juga memberikan komentarnya di sosial media.

Sejumlah korban pun sudah melaporkan pelaku yang seorang fotografer dan mempunyai sebuah studio foto itu ke Polres Jember, kemarin.

AY, salah seorang korban, menjelaskan, awalnya pelaku menghubungi dirinya melalui Instagram dengan maksud menawarkan menjadi model foto di studionya.

Terduga pelaku meminta korban untuk membawa pakaian hitam.

“Ada beberapa yang datang ke lokasi. Di sana ternyata tidak sesuai ekspektasi,” imbuhnya.

Berdasarkan pengakuan para korban lainnya kepada AY, mereka ada yang dilecehkan dengan dipegang bagian intimnya.

Kejadian tersebut menurutnya sudah terjadi sejak 2020 silam.

Namun, hanya sebagian korban yang berani bersuara.

“Di sini yang laporan tujuh orang, tapi kalau keseluruhan 30 orang lebih. Dengan laporan tersebut, polisi menangkap pelaku agar diadili," imbuhnya.

"Tindakan ini memalukan, semoga tidak ada korban lain,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan oleh RS. Dia mengaku mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari AP ketika datang ke studionya.

“Dipegang-pegang saya waktu itu. Tapi, untungnya gak sampai digituin,” ujarnya.(ham/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #fotografer #pelecehan