Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dari Kambing Ethiopia sampai Coffee Shop Hits

Viona Rj • Rabu, 11 Februari 2026 | 04:00 WIB
Ilustrasi asal-usul kopi.
Ilustrasi asal-usul kopi.

Radar Jember - Siapa sih yang nggak bisa hidup tanpa kopi? Buat Gen Z, kopi itu udah kayak kebutuhan pokok—teman begadang, partner nugas, sampai alasan sah buat nongkrong.

Tapi tahu nggak, di balik segelas kopi favoritmu, ada cerita unik yang bikin kamu nyeletuk. “Loh, kok bisa?”

Percaya atau nggak, kopi pertama kali ditemukan, oleh seekor kambing.

Cerita legendaris ini berasal dari Ethiopia sekitar abad ke-9. Waktu itu, seorang gembala heran melihat kambing-kambingnya jadi super aktif setelah makan buah merah dari sebuah tanaman.

Kepo dong, si gembalanya ikut nyicip. Eh, ternyata efeknya bikin badan lebih segar dan melek.

Buah itu lalu dibawa ke seorang biarawan. Setelah diolah, bijinya dijadikan minuman.

Hasilnya? Minuman ini bantu sang biarawan tetap terjaga saat doa malam.

Dari situlah kopi mulai dikenal luas. Terutama saat masa kebangkitan Islam, ketika kopi jadi minuman favorit para sufi di Yaman.

Fun fact lain: sebelum diseduh seperti sekarang, kopi dulu nggak diminum, tapi dimakan.

Suku Oromo di Ethiopia biasa menghancurkan biji kopi, mencampurnya dengan lemak hewan, lalu membentuknya jadi bola-bola kecil.

Fungsinya? sumber energi alami. Versi snack sehat zaman dulu, lah.

Meski sekarang jadi minuman sejuta umat, kopi ternyata pernah dianggap berbahaya.

Di Inggris abad ke-17, kedai kopi sempat dilarang karena dianggap bikin orang terlalu banyak mikir, kritis, dan rebel.

Kedai kopi waktu itu jadi tempat diskusi politik, bisnis, sampai isu sosial. Nggak heran, tahun 1675 Raja Charles II sempat mengeluarkan larangan operasional kedai kopi.

Ngeri-ngeri sedap ya, ngopi bisa bikin “pemberontak”.

Uniknya lagi, beberapa studi menyebut peminum kopi sering diasosiasikan sebagai orang yang lebih percaya diri dan ambisius.

Jadi wajar aja kalau kamu nongkrong di coffee shop sambil buka laptop, vibes-nya langsung kelihatan: anak sibuk.

Walaupun aslinya? Ngerjain tugas H-1 deadline.
Jadi, mulai sekarang kalau kamu ngopi, ingat ya. Di balik pahitnya kopi, ada sejarah panjang, dari kambing yang super aktif. (ona/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#sejarah kopi #coffee shop #Gen Z #Kopi #Ethiophia