KEMBANG, Radar Ijen - Momentum Hari Raya Idulfitri yang identik dengan mudik dan libur panjang diimbau tetap disertai kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo mengatakan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran membuat potensi risiko bencana juga perlu diantisipasi sejak dini.
Terlebih, sebagian wilayah di Bondowoso memiliki karakter geografis yang rawan longsor ketika intensitas hujan cukup tinggi.
“Momentum Lebaran biasanya diiringi aktivitas mudik dan wisata. Karena itu kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama banjir dan tanah longsor yang bisa terjadi saat hujan deras,” ujarnya.
Kristianto menyarankan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik untuk memantau informasi cuaca serta kondisi jalur yang akan dilalui.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat menghindari daerah rawan bencana serta meminimalisir risiko di perjalanan.
“Pastikan sebelum berangkat memantau prakiraan cuaca dan kondisi jalur. Jika ada informasi jalur rawan longsor atau banjir, sebaiknya mencari jalur alternatif demi keselamatan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu lama saat mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Mulai dari mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, memastikan kompor gas tidak menyala, hingga memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
“Hal sederhana seperti mematikan listrik yang tidak terpakai atau memastikan kompor gas sudah aman itu penting. Ini untuk mencegah risiko kebakaran saat rumah ditinggal mudik,” tambahnya.
BPBD Bondowoso sendiri tetap menyiagakan personel selama masa libur Lebaran untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Kristianto berharap masyarakat juga aktif melaporkan apabila terjadi kejadian bencana di wilayahnya agar dapat segera ditangani. “Kami tetap siaga selama Lebaran. Jika masyarakat melihat atau mengalami kejadian bencana, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti. Kewaspadaan bersama sangat penting agar perayaan Lebaran tetap aman dan nyaman,” pungkasnya. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi