Radar Jember - Kurma menjadi salah satu hindangan yang tidak boleh dilewatkan setiap bulan Ramadan.
Buah ini selalu ada di meja makan rumah untuk sajian takjil dan sahur. Rasanya yang manis legit jadi andalan cemilan sehat setelah berbuka.
Nah, di umur berapa kamu baru tahu kalau kurma itu harus dicuci dulu sebelum dikonsumsi. Kurma itu biasanya melewati perjalanan panjang sebelum sampai ke tangan kita.
Dari kebun di Timur Tengah, Afrika Utara, atau daerah lain, lalu dikemas, disimpan, dan dikirim.
Selama proses itu, kurma bisa kena debu, kotoran halus, dan sisa proses pengeringan atau pengemasan.
Selain itu lapisan gula alami yang bikin lengket, jadi gampang “nangkep” kotoran.
Walaupun kelihatannya bersih dan kinclong, bukan berarti 100 persen bebas dari hal-hal yang nggak kita inginkan.
Seperti buah dan sayuran lainnya, periksa dulu kurma yang dibeli lalu dibersihkan.
Cara mencuci kurma cukup mudah. Bilas dengan air mengalir selama beberapa detik dan gosok pelan-pelan menggunakan tangan.
Kemudian tiriskan atau lap dengan tisu dapur. Jangan rendam, karena akan membuat tekstur kurma menjadi lembek dan mengurangi rasa.
Selain soal kebersihan, mencuci kurma juga bikin rasanya lebih fresh. Bonusnya, kamu jadi lebih mindful sama apa yang masuk ke tubuh.
Kebiasaan kecil ini kelihatan sepele, tapi kalau dibiasakan, lumayan banget buat jangka panjang.
Jadi, mulai sekarang, sebelum ngemil kurma entah berbuka puasa, sahur, atau kapan pun, ingat buat cuci dulu. Perut aman, hati pun tenang. (ona/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh