Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Belajar Kiat Sukses dari Pengusaha Lintas Sektor

Safitri • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:54 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Dikenal sebagai pengusaha yang bergelut di berbagai sektor, Febrian Ananta Kahar memiliki prinsip hidup yang kuat dalam hal berbisnis. Selain pariwisata, dirinya juga sukses dalam menekuni usaha di bidang pertanian, manufaktur, properti, otomotif, distribusi dan pelatihan.

BACA JUGA : Boleh Naik asal Wajar, Stok dan Harga Kedelai Diklaim masih Aman

Diantara pariwisata dan pertanian, Febrian mengaku bahwa sektor pariwisata memiliki tantangan yang lebih kuat dalam mengembangkannya. Sebab, dalam pariwisata, kesenangan seseorang yang dibeli. Tidak ada tolok ukur yang pasti dalam menentukan proyeksi keinginan setiap konsumen. Umumnya, untuk mengembangkan usaha pariwisata harus diikuti dengan penunjang yang lain dalam menjualnya. “Pariwisata yang hebat, harus memiliki manajemen yang kuat. Pariwisata menuntut kita untuk terus kreatif untuk dapat meningkatkan new costumer dan repeat visitor,” jelas Owner Taman Wisata Botani Sukorambi tersebut.

Sebagai pengusaha diberbagai sektor, Febrian mengaku bahwa relasi menjadi hal yang penting dalam mengembangkan usaha. Semakin luas relasi maka semakin besar peluang untuk mengembangkan bisnis melalui sinergi. Oleh karena itu penting untuk terus berbuat baik kepada siapapun. “Terdapat empat prinsip kehidupan yang selalu saya pegang hingga saat ini. Yaitu, lillahita’ala, positif thinking, hard working, dan low profile,” ungkap Febrian.

Lebih jauh, pria yang juga merupakan Komisaris BIN Cigar mengatakan, kunci kesuksesannya tidak terlepas dari langkahnya dalam menganalisis setiap usaha yang akan dijalankan. Febrian menyebut bahwa keunikan menjadi kunci utama keberhasilan dalam awal terjadinya kerjasama. Sebab, keunikan mampu menarik minat pengusaha lain dalam melakukan sinergi. Kedua, perlu melihat ketersediaan tenaga ahli. Dengan adanya tenaga ahli, maka suatu usaha dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Ketiga, uji kelayakan. Keempat, modal. “Lihatlah kesuksesan orang yang berada di atas, bukan kekayaannya,” tegas Febrian.

Terhadap generasi muda saat ini, Febrian berpesan khususnya bagi mereka yang akan ataupun baru merintis usaha untuk berkomitmen dalam berjuang. Artinya, tidak hanya memiliki semangat yang tinggi diawal saja. “Berhati-hatilah ter­ha­dap konsep bisnis yang ditawarkan, pelajari dengan baik dan cari yang terlayak yang memenuhi empat kriteria tadi, dan terapkan finansial planning yang baik. Oh ya, pisahkan dana operasional untuk berbisnis dengan dana pribadi,” pesannya. (ges/c1/nur/kox) Editor : Safitri
#ekoran