Menurut Ian, panggilan akrabnya, selama ini dia menggunakan sepeda kayuh sebagai sarana berburu objek foto berbagai destinasi wisata di Jember. Mulai mulai dari keindahan hutan, gunung, sungai, pantai, perkebunan, persawahan dan masih banyak lagi objek fotografi lain di Jember yang masih belum tereksplore. "Karena kita lebih bisa menikmati pemandangan, karakter sepeda yang tergantung kayuhan justru lebih memberi kesempatan untuk melihat lingkungan lebih detail. Selain itu saya menemukan passion olahraga ya di sepeda ini, olahraga yang menyenangkan, dan tentunya connected dengan hobi fotografi saya," jelasnya.
[gallery td_select_gallery_slide="slide" td_gallery_title_input="Cyclist Photografer asal Ambulu jember" ids="69686,69687,69688,69689,69690"]
Menurut pria alumnus Fisip Universitas Jember ini, masa pandemi yang terjadi saat ini memengaruhi semua bidang kehidupan masyarakat, tak terkecuali dunia pariwisata dan fotografi. Dengan adanya keterpurukan ini diharapkan bisa menumbuhkan kerjasama yang baik dan saling dukung antara para penggiat fotografi untuk bangkit. "Platform digital seperti sekarang ini sangat membantu kita untuk melakukan itu, mungkin teman-teman fotografer muda bisa bangkit dari keterpurukan ini dengan melakukan hal kecil yang barangkali bisa berdampak besar suatu saat nanti. Dengan membuat karya foto tentang panorama alam Jember khususnya ke platform digital mereka, saya yakin impact-nya akan besar dengan sendirinya suatu saat nanti," pungkasnya.
Jurnalis : Yerri A Aji
Redaktur : Maulana
Fotografer : Yerri A Aji
Design : Reza Oky Arjiansyah Editor : Radar Digital