KALIWATES, Radar Jember - Kabupaten Jember dengan populasi raksasa mencapai 2,61 juta jiwa menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menggerakkan roda ekonomi.
Di tengah tantangan global, Bumi Pandhalungan mampu mencatatkan rekor positif dalam penyerapan tenaga kerja.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jember kini berada di angka 3,07 persen.
Baca Juga: Bisnis Properti Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Investasi di Jember
Angka 3,07 persen dari 2,6 juta penduduk adalah angka yang sangat kompetitif untuk level kabupaten.
Jika dikonversi dari total angkatan kerja, angka ini menunjukkan penurunan pengangguran secara absolut sebanyak 767 orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini tergolong impresif karena terjadi saat jumlah penduduk usia kerja justru sedang meningkat. Artinya, pasar kerja Jember tidak hanya stabil, tetapi mampu melakukan ekspansi besar-besaran untuk menyerap angkatan kerja baru.
Baca Juga: Pecah Rekor 5 Tahun! Pertumbuhan Ekonomi Jember Tembus 5,47 Persen, Lampaui Jatim Hingga Nasional!
Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Jember, Rabu (1/4/2026), Bupati Jember Muhammad Fawait memaparkan capaian krusial dalam Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025, salah satunya berkait tentang kondisi ketenagakerjaan di Jember ini.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa perekonomian daerah secara umum mampu menyerap tambahan angkatan kerja yang masuk ke pasar kerja," katanya, di hadapan anggota dewan.
Kesetaraan gender juga menjadi sorotan utama.
Lapangan kerja kini semakin ramah bagi kaum perempuan, terbukti dengan penurunan angka pengangguran perempuan yang lebih tajam, yakni sebesar 0,37 persen dibanding kelompok lainnya.
"Penurunan pengangguran terjadi di semua lini, dengan angka yang paling mencolok pada kelompok perempuan yang turun sebesar 0,37 persen. Ini mengindikasikan kesempatan kerja di Jember terbuka lebar bagi kaum perempuan," katanya.
Secara keseluruhan, dinamika pasar kerja Jember menguat dengan kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 2,02 persen.
Jumlah angkatan kerja di Jember per Agustus 2025 mencapai 1,58 juta orang, meningkat sebesar 53,86 ribu orang dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.
Gus Fawait menilai capaian ini merupakan buah dari intervensi taktis Pemkab Jember.
Baca Juga: Daftar Lengkap Batas Pembelian BBM per 1 April: Mobil Pribadi Maksimal 50 Liter!
Penguatan sektor UMKM, peningkatan kompetensi tenaga kerja, hingga iklim investasi yang kondusif di sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan menjadi mesin penggerak utama yang memastikan warga Jember tetap berdaya dan produktif.
Editor : Maulana RJ