Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pasca Nataru, Harga Bapokting Masih Tinggi

Radar Digital • Kamis, 18 Januari 2024 | 20:00 WIB
SEPI: Kondisi salah satu lapak pedagang di Pasar Baru Lumajang. Beberapa bapokting mulai habis dan belum terisi lagi.
SEPI: Kondisi salah satu lapak pedagang di Pasar Baru Lumajang. Beberapa bapokting mulai habis dan belum terisi lagi.

SUKODONO, Radar Semeru - Sejumlah bahan pokok masih mengalami kenaikan pascalibur Natal dan tahun baru (Nataru). Harga yang masih terbilang tinggi dan bertahan adalah jenis bawang merah dan putih. Disusul tomat yang harganya sempat anjlok.

Contohnya tomat, beberapa pekan lalu petani merugi. Pasalnya, tomat dibanderol Rp 3 ribu per kilogram. Sedangkan harga tertingginya hanya Rp 6 ribu. Padahal proses tanam, perawatan, dan hingga butuh biaya besar. Ditambah ongkos petik yang juga mahal. Dengan harga serendah itu, jelas petani merugi.

Tak heran jika saat ini harganya mahal. Mencapai Rp 20 ribu per kilogram. Diduga stoknya menipis, karena petani enggan menanam tomat lagi. Ditambah cuaca yang tak menentu, membuat kualitas tomat menurun.

“Kalau tomat harganya sempat hancur banget. Sekarang ini naik. Bisa karena tidak ada pasokan tomat lagi,” tutur pedagang, Farida.

Dia menambahkan, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga minyak harganya masih tinggi. Ini membuat daya beli masyarakat juga rendah.

Sementara, berdasarkan pelaporan dari Kasatgas Pangan Polres Lumajang kemarin (17/01), cabai merah besar harganya tembus Rp 55 ribu per kilogram. Kenaikannya mencapai 14,81 persen berdasarkan dari Siskaperbapo. Dari harga normal di angka Rp 45 ribu. Terkait penurunan harga sejumlah bapokting, pihaknya tak bisa memastikan. Sebab, beberapa faktor memengaruhi harga bahan tersebut.

“Iya, terutama di komoditas cabai merah besar. Setiap hari harganya kami pantau berdasarkan survei. Memang penyebab kenaikannya beragan. Bisa jadi beberapa bahan lainnya terus mengalami kenaikan,” pungkas Kepala Pasar Baru Lumajang Agung Pribadi. (dea/c2/fid)

 

Editor : Radar Digital
#nataru #bapokting