JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, banyak yang berjualan di bahu jalan. Apabila penertiban tidak dilakukan secara berkala, bisa jadi para pedagang akan tetap melapak semakin siang.
Seperti diketahui, beberapa PKL ada yang menjual dagangannya hingga pukul 06.00. Akan tetapi, bisa saja akan ada yang sampai pukul 07.00. Untuk itu, perlu penertiban secara berkala agar pedagang bisa tertib.
Seperti PKL yang ada di Geladak Kembang, kondisi PKL yang berjualan juga kadang musiman. Kadang tertib dengan selesai pukul 06.00, namun ada juga yang baru selesai hingga pukul 07.00.
Nah, kondisi di Jalan Samanhudi selayaknya juga ditertibkan secara berkala agar tidak ada PKL yang melapak sampai melewati batas waktu yang ditentukan. Jika tidak, maka bisa mengganggu arus kendaraan.
Jalan ini merupakan jalan satu arah. Dari Jalan Sultan Agung menuju Jalan Untung Suropati dan menuju Jalan KH Sidiq serta Jalan Mangunsarkoro.
Selayaknya PKL sudah bersih pukul 06.30, karena sudah banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang lalu lalang di sekitar lokasi. Bukan saja pedagang, tetapi warga yang tidak berkepentingan dengan pasar juga ada yang melintasi jalan setempat.
“Sebaiknya kondisi seperti ini diperhatikan pemerintah. Ini membuktikan bahwa fasilitas pasar tidak memadai,” ucap Maimunah, salah satu warga yang sempat melintas di sekitar lokasi.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, selain waktu pagi, pada malam hari sejak pukul 20.00 hingga dini hari, para pedagang sayuran yang menggunakan sepeda motor banyak yang parkir hingga tengah jalan.
Hal ini pun patut diperhatikan, karena jalan aspal bukan fasilitas untuk berjualan. “Harapannya semua pedagang tidak jualan di jalan. Semoga ada tempatnya,” kata Maimunah, warga Kaliwates. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital