Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pasar di Jember Terlihat Kumuh, PAD-nya Rendah

Safitri • Kamis, 22 Juni 2023 | 19:40 WIB

 

JUAL BELI: Suasana pasar sore di sekitar Pasar Tanjung yang selalu ramai pembeli. Kini penataan pasar maupun pasar sore kurang baik dan semakin kumuh.
JUAL BELI: Suasana pasar sore di sekitar Pasar Tanjung yang selalu ramai pembeli. Kini penataan pasar maupun pasar sore kurang baik dan semakin kumuh.

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Keberadaan pasar menjadi bagian penting terkait perputaran ekonomi warga Jember. Omzet per harinya bisa signifikan. Namun, banyak pasar di Jember yang terlihat kumuh dan kurang terawat. Di sisi lain, pendapatan asli daerah (PAD) tetap menjadi sumber dana segar bagi pemerintah.

Pada tahun ini Pemkab Jember menargetkan kenaikan PAD dari sektor retribusi pasar. Namun, hingga Mei 2023 masih terbilang cukup rendah. Mengingat capaiannya masih belum menyentuh angka 40 persen, dari target yang sudah ditentukan sebelumnya. Meski begitu, hal tersebut diperkirakan akan terus bertambah, hingga mencapai jumlah yang sudah ditetapkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputra menyampaikan, target PAD dari sektor retribusi pasar pada tahun ini mencapai Rp 6,8 miliar.

Jumlah itu dinilai jauh lebih besar jika dibandingkan target tahun sebelumnya. Ditambah dengan retribusi parkir yang ada, targetnya mencapai Rp 429 juta. Oleh sebab itu, target pendapatan dari retribusi pada tahun ini secara keseluruhan mencapai Rp 7,2 miliar.

Untuk sementara capaian retribusi di 31 pasar yang ada jumlahnya masih Rp 2,6 miliar lebih atau 39,48 persen dari target keseluruhan. Sementara, untuk retribusi parkir di 16 pasar yang ada, realisasinya masih mencapai Rp 163 juta lebih atau 37,94 persen. Data tersebut tercatat di Disperindag selama Januari hingga Mei tahun ini.

Melihat masih rendahnya capaian itu, Bambang mengaku akan berusaha lebih maksimal untuk terus meningkatkan capaian retribusi dari pasar umum dan parkir. Dengan cara memaksimalkan peran dan fungsi para koordinator pasar yang ada.

Oleh sebab itu, dia menegaskan target yang sudah ditentukan sebelumnya akan tercapai dengan baik hingga akhir tahun nanti. "Kami adakan pengawasan melekat kepada semua petugas retribusi pasar," tegasnya.

Untuk mengantisipasi kebocoran retribusi, pada tahun ini dilakukan pembayaran e-retribusi, melalui kerja sama dengan salah satu bank daerah di Jatim. Hal ini menurutnya juga bertujuan untuk dapat meningkatkan jumlah realisasi retribusi.

Baik dari pedagang maupun pengguna parkir yang ada di pasar. "Pada 2023 ini, kami optimistis bisa memenuhi target sampai dengan 100 persen," pungkasnya. (ham/c2/nur)

Editor : Safitri
#Jember #Pasar #pad