Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Atasi Sakit Burung Perkutut Pelung dengan Rempah

Safitri • Jumat, 17 Februari 2023 | 18:04 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Burung perkutut pelung adalah salah satu hewan endemik khas Indonesia. Tentu hal ini menjadi sasaran para pencinta burung lokal untuk dijadikan peliharaan. Merawat burung perkutut tentunya harus mempunyai beberapa pengetahuan agar nantinya burung tersebut sehat serta gemar bersiul setiap hari.

BACA JUGA : Maling Kini Makin Gila Tiang Provider Ikut Dicuri Berlagak Jadi Vendor

Salah satu warga Desa/Kecamatan Ajung, Mubarok, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus pahami dalam merawat burung perkutut. Antara lain menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan secara teratur, kemudian jenis pakan harus berkualitas agar burung mendapatkan protein yang tinggi. "Merawat burung pelung itu gampang-gampang susah," ujarnya.

Pemuda asal Ajung tersebut juga menjelaskan, memelihara burung harus pandai mengetahui kondisi kesehatan burung. Jika kondisi kesehatan burung dirasa mulai menurun, maka seorang pecinta burung perkutut harus pandai menyiasatinya. "Kalau burungnya terlihat lemah, maka harus diobati dengan rempah-rempah," tambahnya.

Beberapa cara mengatasi burung pelung yang sedang sakit yaitu dengan memberikan bawang putih dipotong kecil, kencur ditumbuk kasar, dan rebusan kacang hijau. Dalam prosesnya, ketiga jenis rempah-rempah tersebut dicampur, kemudian diberikan kepada burung tersebut setiap pagi dan sore.

Cara mengetahui kondisi burung yang sedang sakit yaitu dengan melihat aktivitas dan pergerakan si burung. Jika burung pelung sering diam dan jarang ada pergerakan, maka hewan tersebut dalam kondisi kurang stabil. Kemudian, dari pola makan yang menurun dan jarang bersiul. "Kalau seharian itu tidak aktif, maka kemungkinan burung itu sedang sakit," tambahnya.

Mubarok juga menambahkan, untuk membuat burung pelung lekas bersiul yaitu dengan memberikan jenis milet (biji-bijian) yang bagus. Seperti, milet beras item, beras merah, kacang hijau, gabah, dan jawawut. "Pemberian pakan harus variatif setiap harinya," ujar pemuda yang juga berstatus mahasiswa di Jember itu. (faq/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember