BACA JUGA : Alami Cedera Kontra Arema FC, Bek Kanan Persis Solo Operasi Tulang Hidung
Kaprodi D-3 Keuangan dan Perbankan Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Mustofa mengatakan, jika memang sudah menjadi kebiasaan tahunan harga bapokting mengalami kenaikan. Salah satu penyebabnya yakni permintaan masyarakat terhadap bapokting tinggi. “Apalagi saat ini ada operasi pasar murah yang diadakan oleh pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat. Namun, tidak sepenuhnya menyelesaikan persoalan kenaikan harga,” ujarnya.
Menurutnya, operasi pasar hanya sebagai pemanis, dan tidak sepenuhnya menyelesaikan persoalan. Operasi pasar juga bersifat sementara dan hanya di tanggal-tanggal tertentu. Namun, masyarakat bisa membeli bapokting dengan harga yang terjangkau.
Ia mengatakan, persoalan yang sebenarnya harus diatasi ialah bagaimana distribusi barang menjadi lancar serta ketersediaan bapokting dengan normal. Tarif distribusi barang pun ikut andil dalam naiknya bapokting. Tak hanya biaya produksi. Meski kenaikan harga bapokting bersifat sementara, namun ketersediaannya harus tetap dijaga agar produsen tidak kebingungan. (nan/c2/bud) Editor : Safitri