Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Berharap Expo Bangunan Datangkan Banyak Investor

Safitri • Senin, 5 Desember 2022 | 21:54 WIB
MENINJAU: Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wabup Jember MB Firjaun Barlaman saat melihat produk yang ada di Jember Build Tech Carnaval Expo, di BSG Jember.
MENINJAU: Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wabup Jember MB Firjaun Barlaman saat melihat produk yang ada di Jember Build Tech Carnaval Expo, di BSG Jember.
KALIWATES, Radar Jember - Pertama kalinya Jember Build Tech Carnaval Expo digeber. Pameran bangunan yang mengusung tema karnaval tersebut digadang-gadang akan menjadi event tahunan dan menjadi ciri khas Kota Suwar-Suwir ini. Bupati Jember Hendy Siswanto melihat adanya potensi besar berdatangannya para investor dari penyelenggaraan tersebut.

BACA JUGA : Hari Kedua, Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Evakuasi Barang Berharga

Perkembangan teknologi konstruksi bangunan mulai diterapkan oleh berbagai pengembang, industri bidang properti, hingga para penyedia jasa bangunan. Bupati Hendy menyebut, adanya kemajuan tersebut perlu diinformasikan juga kepada masyarakat. Dengan adanya expo yang diinisiasi oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember, tambahnya, diharapkan bisa menjadi wadah bertemunya konsumen untuk mengenalkan produk atau jasa yang dimiliki oleh peserta pameran.

Dalam expo tersebut, para distributor dan agen-agen di bidang bangunan menampilkan produk dengan teknologi terbaru yang dimiliki. Sebagai alumnus teknik sipil, Bupati Hendy mengakui bahwa pameran tersebut bisa dinikmati oleh orang-orang tertentu saja.

Terutama yang ahli di dalamnya. Sebab, banyak bahan bangunan hingga alat berat yang dipamerkan. "Kecuali bentuk jadinya. Seperti perumahan yang ditawarkan oleh pengembang, mungkin itu yang banyak diminati masyarakat umum," ucap Bupati Hendy.

Namun, ada suguhan lain yang akhirnya membuat pameran bisa menjadi konsumsi masyarakat secara luas. Dikemas dengan bentuk karnaval yang juga melibatkan banyak pihak. Dari sektor itu sendiri, kemudian dari sektor ekonomi seperti UMKM, dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi yang bergelut di bidangnya.

Lebih lanjut, pria asal Kampung Ledok, Jember Kidul, itu meminta kepada DPRKPCK Jember agar bisa mengeksplorasi dengan baik kegiatan tersebut. Dengan menyediakan wadah yang benar-benar bisa mencapai tujuan awal pameran. Apalagi, bisa menjadi event tahunan. "Karena bisa menimbulkan investasi," ungkapnya sesaat sebelum membuka Jember Build Tech Carnaval Expo, Jumat sore (2/12), di Balai Serbaguna (BSG) Jember.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja bidang bangunan, terutama tukang atap baja ringan, juga akan dilakukan. Bupati Hendy mengatakan bahwa hal itu adalah kesempatan. Sebab, pemasangan atap baja ringan saat ini sedang tren, karena tahan korosi, aman, dan lebih praktis.

Akan tetapi, akan berbahaya apabila salah pemasangan. Oleh karena itu, dibutuhkan SDM mumpuni dan memiliki sertifikat resmi. Sebagai bukti bahwa orang tersebut memiliki keahlian dalam pemasangan atap baja ringan dan diakui.

Sementara itu, Kepala DPRKPCK Jember Rahman Anda menerangkan, kegiatan expo bangunan itu untuk memfasilitasi terjadinya interaksi antara pemilik jasa, produk properti, bangunan, maupun pembiayaan dengan konsumen. Ada distributor, supplier, properti, BPJS, perbankan, hingga perguruan tinggi yang dilibatkan.

Konsep pameran mengangkat kearifan lokal. Salah satunya dengan adanya UMKM yang terlibat. Dia berharap pameran tersebut bisa menjadi ikon Jember nantinya. "Bisa meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di Jember," tutur Rahman. (sil/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Wes wayahe #Ekonomi