BACA JUGA : Muhammad Rofiq Pelatih Sepak Bola di Jember, Kini Latih Klub Internal
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro. Menurutnya, sudah memasuki akhir September ini, harga sembako di beberapa pasar tradisional Jember masih terpantau relatif stabil. “Sedangkan komoditas yang harganya naik dan masih fluktuatif yakni bawang merah, cabai rawit, dan cabai merah besar,” jelasnya.
Bambang melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga sejumlah bahan pokok pada seluruh pasar tradisional di Jember. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa ketersediaan sembako di pasaran cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional yang sempat menembus Rp 30 ribu per kilogram, kini perlahan-lahan turun hingga Rp 24 ribu per kilogram. “Semoga harga beberapa kebutuhan pokok stabil karena saat ini didukung dengan pasar lumbung pangan di sejumlah pasar tradisional,” harapnya.
Ketersediaan bahan pokok seluruh pasar tradisional di Jember dinilai aman serta bisa dibilang masih mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah setempat. Sehingga masyarakat tidak kekurangan kebutuhan pokok dan daya beli masih cukup menjangkau.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Tanjung, Ningsih Suliyanti, menuturkan, harga beberapa komoditas pangan masih stabil dan beberapa sembako yang naik masih dalam batas kewajaran. “Namun, untuk harga daging ayam ras dan telur ayam ras, kadang naik kadang turun. Sesuai dengan ketersediaan pasokan ke pasar tradisional,” katanya. (mg6/c2/bud) Editor : Safitri