BACA JUGA : Promo Histeria Seru 10.10 Blibli Datang Lagi, Mau Ikutan?
Ahmad Rofiqi, 23, pemuda asal Pulau Garam, Madura, yang tinggal di Jember, berprofesi sebagai barista. Saat ini, dia juga berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir salah satu kampus di Jember. "Jadi mahasiswa sambil kerja," ungkap Ahmad Rofiqi, 23, pemuda yang hobi membaca buku tersebut.
Rofiqi melanjutkan, ada beberapa cara menyeduh kopi agar diminati pelanggan. Pertama, bahan yang harus disiapkan tentu saja kopi jenis robusta yang sudah digiling sekitar 1-2 gram. Kedua, siapkan bahan campuran lain seperti susu cair, susu kental manis, karamel cair, gula aren, dan air panas. "Sediakan juga alat seperti gelas, sendok, serta saringan kopi," jelasnya.
Kemudian, rebus air hingga mendidih. Diamkan terlebih dahulu beberapa menit hingga suhu air sedikit turun. Setelah suhu air turun sekitar 80 hingga 90 derajat Celsius, tuangkan ke dalam cangkir yang berisi kopi robusta. “Bikin kopi robusta yang enak harus mengaduk kopi dengan kecepatan sedang agar memperoleh kekentalan yang pas," lanjutnya.
Setelah kopi sudah siap, campurkan semua bahan pelengkap lainnya seperti susu, gula, dan caramel cair. Campurkan susu, kopi, dan semua bahan lainnya di dalam gelas besar secara berurutan. "Kemudian, tuangkan terlebih dahulu susu kental manis dan karamel cair," tambahnya.
Selanjutnya, bila menyukai minuman yang segar atau dingin, bisa juga menambahkan es batu di bagian atas minuman. Potongan es batu yang diletakkan di atas juga bias menetralisasi suhu panas pada kopi secara perlahan. "Dingin juga nikmat," singkatnya.
Namun, apabila lebih menyukai sajian kopi robusta hangat tidak perlu menambahkan es batu. Cukup dengan mengaduk semua campuran tersebut, maka suhu kopi akan menyatu menjadi hangat dengan bahan lainnya. Selain itu, robusta akan terasa lebih nikmat saat dinikmati dengan suhu hangat. "Kebanyakan penikmat kopi suka yang panas," jelasnya.
Untuk kawasan Jember, kebanyakan para penikmat kopi lebih menyukai kopi berbahan dasar robusta. Mulai dari robusta susu, espresso, hingga latte yang pembuatannya membutuhkan skill yang memadai. "Untuk mendalami itu, saya belajar dari beberapa senior barista dan juga autodidak," tambahnya sambil meracik kopi yang akan disuguhkan kepada pelanggan. (mg5/c2/nur) Editor : Safitri