BACA JUGA : Mutilasi Dua Warga Sipil, Enam Oknum TNI Ditetapkan Tersangka
Ada beberapa hal yang harus dipahami dalam merawat burung perkutut. Antara lain yaitu menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan secara teratur, kemudian jenis pakan harus berkualitas agar burung mendapatkan protein yang tinggi. "Merawat burung perkutut itu gampang-gampang susah," kata Mubarok, 25 tahun.
Pemuda asal Ajung tersebut juga menjelaskan, dalam memelihara burung perkutut, seseorang harus pandai mengetahui kondisi burung. Jika kondisi kesehatan burung dirasa mulai menurun, maka seorang pencinta burung perkutut harus pandai menyiasatinya. "Kalau burungnya terlihat lemah, maka harus diobati dengan rempah-rempah," tambahnya.
Mubarok menjelaskan, tanda buruk perkutut kesehatannya menurun adalah jarang gerak. “Kalau burung sehat itu aktif. Tapi, kalau sakit, burungnya diam saja, seperti tidur terus,” tuturnya.
Beberapa cara mengatasi burung perkutut yang sedang sakit yaitu dengan memberikan bawang putih dipotong kecil, kencur ditumbuk kasar, dan rebusan kacang hijau. Dalam prosesnya, ketiga jenis rempah-rempah tersebut dicampur, kemudian diberikan kepada burung tersebut setiap pagi dan sore.
Mubarok juga menambahkan, untuk membuat burung perkutut lekas bersiul yaitu dengan memberikan jenis milet atau biji-bijian yang bagus. Seperti, milet beras hitam, beras merah, kacang hijau, hingga gabah. "Pemberian pakan harus variatif setiap harinya," ujar pemuda yang juga berstatus mahasiswa di Jember itu. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri