BACA JUGA : Penjual Bunga Tabur Sepi Pembeli
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, Pasar Hewan Kalisat itu tutup. Di pasar hewan yang dibuka setiap seminggu sekali pada hari Rabu itu ternyata tetap ada aktivitas. Tapi tidak di dalam pasar, melainkan di luar pasar. Hewan ternak yang dijual hanya kambing. Tidak ada sapi.
Salah satu pedagang yang tetap berjualan yakni Ahmad Soleh. Dia mengaku tetap berjualan di depan Pasar Kalisat karena tidak mengetahui informasi penutupan pasar. Terlebih, dirinya sudah datang jauh dari Bondowoso, dengan niatan menjual kambing miliknya. “Ya, bagaimana, saya sudah datang jauh-jauh dari Bondowoso. Saya tidak tahu kalau pasar di sini (Kalisat, Red) tutup, karena di Bondowoso pasar hewan tidak tutup. Jadi, saya dan banyak teman dari luar kota datang ke Kalisat,” imbuhnya.
Sebelumnya, di Pasar Hewan Kalisat ada petugas pasar yang melarang untuk berjualan. Namun, Ahmad Soleh dan para penjual lainnya tetap memaksakan diri untuk berjualan. Meskipun para penjual hewan yang datang hanya menjual kambing. Namun, mereka juga mengeluhkan sepinya pembeli karena dampak PMK yang banyak menjangkit hewan sapi. Ahmad berharap pemerintah segera menangani persoalan PMK yang ada di Jember. Agar jual beli di pasar hewan bisa berjalan normal kembali. (mg2/c2/dwi)
Editor : Safitri