Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Eksistensi Penjual Topeng Jaranan

Safitri • Rabu, 13 Juli 2022 | 17:41 WIB
MASIH STABIL: Muhammad Amin, salah seorang penjual topeng kesenian di Desa Baratan, Patrang. Hingga kini penjualannya tidak menurun juga tak meningkat.
MASIH STABIL: Muhammad Amin, salah seorang penjual topeng kesenian di Desa Baratan, Patrang. Hingga kini penjualannya tidak menurun juga tak meningkat.
PATRANG, Radar Jember – Berderet topeng jaranan dan reog dipajang di depan tokonya. Selain topeng, ada pula kerajinan seni lainnya di toko milik Muhammad Amin, 42, di Desa Baratan, Kecamatan Patrang. Macam jimbe mini, saron mini, gendang, maupun pecut khas Madura.

BACA JUGA : Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Balung Dapat Putusan Tinggi

Selama pandemi dua tahun terakhir, penjualan kerajinan alat musik tradisional dan kesenian topeng tak mengalami penurunan penjualan. M. Amin mengatakan, penjualan produk miliknya kini masih stabil. Selain itu, dirinya memang terus melestarikan budaya di tengah modernisasi dengan menjual produk kesenian itu. “Kami tetap menjual kerajinan seni budaya ini karena peluang dan ingin melestarikan juga," ucap Amin.

Amin menggeluti penjualan alat kesenian itu sejak tahun 2018 lalu. Terlebih, penjualan alat seni itu membantu perekonomian keluarganya. Meski dalam kurun waktu 30 hari penjualannya saat ini belum signifikan. “Dalam sebulan ya kadang tidak ada yang beli. Tapi terkadang tetap ada saja yang beli,” imbuhnya.

Untuk harga, Amin menyebut cukup bervariasi. Tergantung tingkat kerumitan motif topeng. “Mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu,” pungkasnya. (mg4/c2/bud) Editor : Safitri
#Jember #jaranan