Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bonsai Cantik Tak Bisa Sekejap

Safitri • Rabu, 15 Juni 2022 | 22:22 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Bonsai merupakan salah satu jenis tanaman hias yang populer. Selain karena bentuknya yang unik dan estetik, untuk bisa membentuknya butuh keahlian dan waktu yang relatif lama. Bahkan sampai puluhan tahun.

BACA JUGA : Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Umbulsari, Telinganya Hilang

Pemilik Palu Gada Nursery, Erik Juprianto, menjelaskan bahwa pohon bonsai merupakan pohon besar yang dikerdilkan. Demi terlihat menarik dan unik harus dibentuk dengan sedemikian rupa, agar sesuai dengan yang diinginkan. "Agar menarik harus dibentuk, dan tidak boleh sembarangan," jelas Erik kepada Jawa Pos Radar Jember di rumahnya, Jalan Semeru, Dudun Krajan, Kelurahan/Kecamatan Ajung.

Cara membentuknya pun tidak bisa semaunya, alias ada pakem yang harus dipatuhi. Prinsip dasarnya adalah segitiga, dari bawah besar, tambah ke atas semakin mengecil. "Pakemnya ada, panduannya ya Jepang itu," terang Erik, kemarin (14/6).

Teman-teman pencinta bonsai itu ada yang menggunakan gaya bebas. Meski begitu, tetap kembali ke pakem yang sudah umum di dunia bonsai. "Jadi, kita punya buku panduannya, semacam contoh membentuknya seperti apa. Yang jelas tidak bisa sembarangan," imbuhnya.

Cara memotong dahan atau daunnya juga tidak bisa sembarangan. Sebab, kalau salah potong sedikit saja bisa jadi menyesal seumur hidup. "Untuk mengubah bentuknya, harus dimulai dari awal lagi, dan itu membutuhkan waktu hingga tahunan," timpalnya.

Menurutnya, agar tidak salah membentuk, sebelumnya harus dikonsep terlebih dahulu, atau digambar, agar tidak salah memotong dan membentuknya. Tetapi, tetap kembali ke dasar, yaitu segitiga. Kemudian, agar dahan itu terbentuk seperti yang kita inginkan harus dibantu dengan kawat. "Jadi, pelan-pelan dahannya nanti menyesuaikan dengan kawat yang sudah kita bentuk," ujarnya.

Pembentukan pohon bonsai memerlukan pengetahuan dan pengalaman. Tidak semua orang bisa membentuk pohon bonsai agar terlihat unik dan estetik. Sebab, ada pakem yang harus dipatuhi oleh pencinta bonsai. "Intinya segitiga, yang kedua, bonsai itu batangnya semakin ke ranting tambah mengecil," ucapnya.

Meskipun hampir semua pohon bisa dibuat bonsai, tetapi biasanya pencinta memilih pohon yang mudah dibentuk. Seperti pohon beringin, kimeng, karena daunnya mudah untuk dibentuk. Sekali dipotong, tumbuh selanjutnya langsung kecil-kecil. "Pada prinsipnya, semuanya bisa jadi bonsai, tapi harus pilih-pilih juga," tutur laki-laki yang juga guru di SDN Pancakarya 01 itu.

Pohon yang paling mudah dibentuk biasanya dari pohon wahung, sanca, serut, dan masih banyak lagi pohon lainnya. Sedangkan, untuk perawatannya cukup mudah. Di antaranya rutin menyiram setiap hari. "Jangan lupa juga diberi nutrisi berupa pupuk MPK sebulan sekali. Kemudian, harus diletakkan di daerah yang panas atau tersentuh langsung oleh matahari," pungkasnya. (mg6/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #bonsai