BLITAR, Radar Ijen - Wakil Bupati Bondowoso periode 2008-2013, Haris Son Haji, tak lagi melirik peluang menjadi bakal calon bupati atau wakil bupati Bondowoso.
Haris, sapaan karibnya, malah mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Blitar, Kamis (25/4) kemarin.
Haris merupakan orang pertama yang mengambil formulir bacabup sejak pendaftaran dibuka oleh DPC PDIP Blitar.
Pendaftaran Haris tersebut sempat membuat terkejut berbagai pihak, termasuk di Bondowoso.
Sehingga memunculkan pertanyaan mengapa tidak kembali mencalonkan diri di Bondowoso?
Namun, saat ditanya mengapa tidak kembali mendaftar bupati di Bondowoso, Haris Son Haji menjawab bahwa dia memang kelahiran Blitar.
Selain menjabat Wakil Bupati Bondowoso mendampingi Amin Said Husni, dia juga pernah menjadi bakal calon bupati Bondowoso tahun 2013 lalu.
"Saya memang kelahiran Blitar. Orang tua saya asli Blitar. Ini yang orang banyak belum tahu," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (26/4).
Di sisi lain, Haris membeberkan alasannya memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya. PDIP menjadi pemenang pemilu di Kabupaten Blitar.
Betul saja, pada pemilu kali ini, PDIP berhasil merengkuh 16 kursi. Mengalahkan partai lainnya.
"Blitar itu kan terkenal sebagai Bumi Soekarno, jadi secara logis tentu lebih baik melalui PDIP," ungkapnya.
Selain itu, Haris mengaku berhubungan baik pula dengan jajaran petinggi DPC PDIP Blitar, meskipun dia bukan kader PDIP Kabupaten Blitar.
Dia juga mengaku berasal dari kalangan kultural pesantren dari sosok kakeknya.
"Meskipun begitu, saya tetap harus terus menjalin hubungan dengan pihak lain karena saya sadar siapa saya," ujarnya.
Selain itu, saat dia menjadi wabup, usianya masih 33 tahun kala itu.
Dia juga diusung oleh PDIP Bondowoso, berkoalisi dengan PKB. Dengan begitu, dia melanjutkan kiprahnya dengan kendaraan yang sama, yakni PDIP.
Haris juga mengatakan belum menentukan kapan akan menyerahkan formulir pendaftaran tersebut. Sebab, masa pendaftaran masih terbilang lama.
"Karena masih lama, ini masih mengisi dan menyiapkan berkas juga," tuturnya. (hlb/c2/aro)
Editor : Radar Digital