Radar Ijen - Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Bondowoso, Nahdlatul Ulama diharapkan dapat ikut memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Hal itu dapat diwujudkan dalam bentuk sinergi dengan pemerintah daerah.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Branding Kopi Bondowoso, PTPN I Regional 5 Dorong Cerita Kopi Jangkau Pasar Lebih Luas
Ha itu disampaikan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid saat membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso di Pondok Pesantren Al Imam, Minggu (4/10).
Pria yang akrab disapa Ra Hamid itu menilai, peran NU tidak hanya strategis dalam penguatan kehidupan keagamaan.
Organisasi tersebut juga memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, Muskercab dinilai menjadi momentum penting untuk merumuskan program organisasi yang selaras dengan kebutuhan umat sekaligus mendukung kemajuan daerah.
Baca Juga: Jangan Setengah Hati Berikan Dukungan! Pemkab Bondowoso Komitmen Perkuat Gaung Kopi ke Pasar Global
"Forum ini merupakan wahana dan momentum strategis untuk menyusun program kerja organisasi, yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan kemajuan daerah," ujarnya.
Ra Hamid mengapresiasi ikhtiar keluarga besar NU dalam mendorong keberkahan dan kemajuan Bondowoso.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut semakin penting di tengah berbagai keterbatasan dan ketidakpastian situasi global.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk NU, menjaga kebersamaan dan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Pemkab Bondowoso, lanjut Ra Hamid, terbuka untuk membangun kerja sama dengan NU.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat berbagai program pembangunan agar manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat.
Ia menegaskan, cita-cita mewujudkan Bondowoso yang sejahtera dan berakhlak mulia tidak dapat dibebankan kepada pemerintah maupun satu organisasi saja.
"Dibutuhkan tekad, kerja sama, serta saling mendukung dalam berikhtiar dan memberikan pengabdian terbaik," pungkasnya. (ham/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh