PTPN I Regional 5 Bersama Pemkab Bondowoso Kolaborasi Gaungkan Kopi Lokal  

Faqih Humaini • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 15:53 WIB
Perwakilan PTPN I Regional 5, Pemkab Bondowoso dan Jurnalis saat sesi foto bersama
Perwakilan PTPN I Regional 5, Pemkab Bondowoso dan Jurnalis saat sesi foto bersama

 

 

BONDOWOSO, Radar Jember – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 5 bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mendorong semakin luasnya pengenalan kopi Bondowoso melalui kompetisi video media sosial bertajuk “Bondowoso Republik Kopi”.

 Kolaborasi tersebut diperkuat melalui Media & Creator Gathering yang mempertemukan pemerintah daerah, insan media, dan komunitas kreator di Pujasera Jembatan Ki Ronggo, Jumat (2/10).

Sekretaris Perusahaan PTPN I (Persero) Regional 5, Reggy Irawan Setiyobudi, mengatakan kompetisi tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperkenalkan kopi Bondowoso dengan pendekatan yang lebih kreatif. Menurutnya, kekuatan promosi tidak hanya terletak pada kualitas kopi, tetapi juga pada cerita yang dapat dikemas dan disebarluaskan melalui media sosial.

“Kita ingin kopi Bondowoso tidak hanya dikenal karena kualitasnya, tetapi juga karena cerita di baliknya. Melalui media sosial, cerita tersebut bisa menjangkau masyarakat yang jauh lebih luas. Harapannya, konten-konten yang dibuat dapat ditonton ribuan bahkan jutaan orang dan ikut membuka peluang agar usaha kopi di Bondowoso berkembang semakin pesat,” ujar Reggy.

Baca Juga: Strategi Balikkan Sentimen Negatif, PTPN I Regional 5 Raih Gold Winner MRA 2026

Upaya tersebut turut mendapat dukungan dari ekosistem perkebunan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan kopi Bondowoso. PTPN I Regional 5 memiliki sejumlah kebun kopi di wilayah tersebut, di antaranya Kebun Blawan, Java Coffee Estate, Kayumas, dan Pancur Angkrek.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi,  mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, “Bondowoso Republik Kopi Reborn” menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat memperkenalkan kopi Bondowoso melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk platform digital.

Baca Juga: Perlindungan Aset Ijen di Wilayah Bondowoso Wajib Diperketat, PTPN 1 Regional 5 Gelar FGD

“Terima kasih atas kolaborasi PTPN I Regional 5 dalam menghadirkan kembali semangat Bondowoso Republik Kopi melalui Bondowoso Republik Kopi Reborn. Kami mendukung kegiatan ini untuk semakin memperkenalkan kopi Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mulyadi.

 

Ketua PWI Bondowoso, Sinca Ari Pangestu, menilai keterlibatan media dan kreator dalam kompetisi tersebut dapat memperluas cara pandang masyarakat terhadap kopi. Promosi tidak sebatas mengenalkan produk, tetapi juga menyampaikan potensi ekonomi yang muncul dari sektor kopi kepada generasi muda.

“Kompetisi konten seperti ini menjadi langkah besar. Bukan hanya untuk mengingatkan bahwa Bondowoso memiliki mutiara hitam dari timur, yaitu kopi, tetapi juga memberikan edukasi bahwa kopi bukan sekadar komoditas, melainkan memiliki dampak ekonomi yang luas,” ujar Sinca.

Sejak dibuka pada awal September hingga 1 Oktober 2026, ratusan karya telah disubmit dalam kompetisi tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Bondowoso, Surabaya, Malang, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Medan, Asahan, Bengkalis, hingga Denpasar.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, PTPN I Regional 5, media, dan komunitas kreator tersebut diharapkan tidak berhenti pada kompetisi konten. Lebih jauh, geliat promosi digital itu diharapkan ikut memperkuat citra kopi Bondowoso sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi, pariwisata, dan masyarakat yang berkaitan dengan komoditas tersebut. (faq)

 

 

Editor : Faqih Humaini
Pemkab Bondowoso ptpn 1 regional 5 kopi bondowoso Bondowoso