Radar Ijen - Jalan yang biasanya dilalui kendaraan seperti biasa mendadak menyimpan ancaman. Tumpahan solar membuat permukaan jalan di Desa Wringin menjadi licin.
Jika dibiarkan, pengendara bisa kehilangan kendali.
Polsek Wringin tak menunggu sampai kecelakaan terjadi.
Baca Juga: 310 Km Jalan Bondowoso Masih Rusak! Fraksi Demokrat-PKS Tegaskan Rantas Jangan Asal Tambal
Saat patroli dialogis, Kapolsek Wringin Iptu I Kadek Yasa bersama anggota langsung mendatangi lokasi dan menaburkan sekam kayu, kemarin (16/9).
Sekam dipilih untuk menyerap solar sekaligus mengurangi tingkat kelicinan permukaan jalan. Langkah sederhana itu menjadi upaya cepat untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Kami menemukan tumpahan solar yang cukup membahayakan. Langsung kami taburi sekam kayu agar tidak licin,” kata Iptu I Kadek Yasa Kapolsek Wringin.
Aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB. Selain mengamankan lokasi, personel juga berdialog dengan warga sekitar dan mengingatkan agar ikut menjaga keamanan lingkungan.
Kami juga imbau warga agar hati-hati dan segera melapor ke Polsek Wringin jika ada hal mencurigakan atau kejadian di jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Armada Tua Keluaran 1987 Jadi Beban, Damkar Bondowoso Krisis Personel, APD, hingga Alat Pernapasan
Bagi pengendara, tumpahan solar mungkin hanya terlihat sebagai noda di aspal. Namun, bagi polisi yang melihat potensi risikonya, noda itu cukup menjadi alasan untuk segera bergerak.
Sebab, dalam urusan keselamatan di jalan, mencegah satu kecelakaan tetap lebih baik daripada datang setelah kecelakaan terjadi.
Tumpahan solar di jalan umum, bukan pertama kali terjadi di Bondowoso. Sebelumnya, hal serupa juga terjadi di berbagai tempat.
Salah satu yang paling sering terjadi di area Bundaran Nangkaan, Kecamatan Bondowoso. Hal serupa juga sempat terjadi di wilayah Desa Poler, Kecamatan Binakal. (ham/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh