Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Bondowoso Tekankan Integritas, Keadilan, dan Pendekatan Humanis 

Faqih Humaini • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 16:20 WIB
Kepala Kejari Bondowoso, Dr.David Palapa Duarsa saat berada di ruangannya. (FAQIH/RJ)
Kepala Kejari Bondowoso, Dr.David Palapa Duarsa saat berada di ruangannya. (FAQIH/RJ)

 

BONDOWOSO, Radar Jember – Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Kepala Kejari Bondowoso, Dr. David Palapa Duarsa, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang berintegritas, adil, dan humanis.

Dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Lahir Kejaksaan ke-81, David mengatakan usia 81 tahun bukan sekadar angka. Menurutnya, perjalanan panjang Kejaksaan merupakan hasil dari dedikasi dan pengabdian dalam mengawal hukum di Indonesia.

Karena itu, momentum tersebut harus menjadi sarana evaluasi terhadap kontribusi institusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Momentum tasyakuran ini harus kita jadikan sarana refleksi diri atas apa yang telah kita berikan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Baca Juga: Kejari Temukan 35 Perda Bondowoso Masih Pakai Pidana Lama, Ada Istilah Pelanggaran?

David kemudian menyoroti tiga poin utama yang harus menjadi pegangan seluruh jajaran Kejari Bondowoso. Pertama, integritas tanpa kompromi. Setiap insan Adhyaksa diminta menjaga moral, etika, serta kejujuran dalam melaksanakan tugas dan menghindari berbagai bentuk penyimpangan.

Integritas dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Baca Juga: Kajari Baru Tancap Gas, David Palapa Duarsa Fokus Tuntaskan Perkara Tertunda

Poin kedua adalah keadilan yang nyata. David menegaskan, hukum harus ditegakkan secara objektif dan tidak memihak. Penegakan hukum tidak boleh menghadirkan kesan hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Sedangkan poin ketiga adalah pendekatan humanis. Menurut dia, pelaksanaan tugas kejaksaan tidak semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga harus mempertimbangkan rasa keadilan yang hidup di tengah masyarakat. “Gunakan hati nurani. Penegakan hukum tidak hanya sekadar menghukum, tetapi juga harus menyentuh rasa keadilan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Komitmen tersebut, lanjut David, sejalan dengan semangat tema Hari Lahir Kejaksaan tahun ini, yakni “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum yang Berintegritas, Adil, dan Humanis.” Ia optimistis, apabila tiga prinsip tersebut dijalankan secara konsisten, kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan dapat semakin kuat. Ia juga mengapresiasi kerja keras, loyalitas, dan pengorbanan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pelayanan serta penegakan hukum.

Baca Juga: Spesialis Pengamanan dan Penyelamatan Aset, David Palapa Duarsa Nahkodai Kejari Bondowoso, Punya Karakter Turun Langsung ke Lapangan

Selain tiga penekanan tersebut, jajaran Kejari Bondowoso juga diingatkan untuk menjalankan tujuh Perintah Harian Jaksa Agung RI. Ketujuhnya yakni menerapkan nilai-nilai Ketuhanan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan, mengembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang memberikan manfaat serta keadilan kepada masyarakat, serta mendukung Asta Cita dan menyukseskan program prioritas maupun direktif Presiden sesuai tugas dan fungsi Kejaksaan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Perintah lainnya yakni menggunakan hati nurani dalam menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan; membangun sinergi harmonis serta kolaborasi produktif antarkementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan, menjunjung tinggi kesederhanaan dalam bertugas dan bersosialisasi sebagai cerminan integritas serta keteladanan insan Adhyaksa, serta meningkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan hukum agar cepat dan tepat dalam menghadapi perubahan situasi.

“Mari kita jadikan peringatan hari lahir yang ke-81 ini sebagai tonggak baru untuk bekerja lebih profesional dan lebih peduli pada masyarakat,” pungkas David. (faq)

 

 

Editor : Faqih Humaini
david palapa Pemkab Bondowoso kejari bondowoso Bondowoso