Jogging Track Alun-Alun Mendesak Dibangun, Sekda Bondowoso Sebut Utamakan Keselamatan Warga

Faqih Humaini • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Fathur Rozi
Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso
Fathur Rozi Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso

RADAR JEMBER - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menilai pembangunan jogging track di kawasan Alun-Alun RBA Kironggo sudah mendesak.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi kebutuhan penting karena selama ini pelari maupun pejalan kaki masih kerap menggunakan badan atau bahu jalan untuk beraktivitas.

Kondisi itu dinilai berisiko terhadap keselamatan warga maupun pengguna kendaraan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Fathur Rozi menuturkan, urgensi pembangunan jogging track tidak semata untuk menambah fasilitas olahraga. Lebih dari itu, jalur khusus dibutuhkan untuk memisahkan aktivitas pejalan kaki dan pelari dari arus kendaraan.

“Ini harus segera difasilitasi. Alun-alun adalah ruang publik yang terbuka untuk interaksi semua elemen masyarakat. Kalau para pelari atau pejalan kaki sampai turun ke jalan, tentu sangat berbahaya,” ujarnya.

Baca Juga: Percepat Penataan Alun-Alun RBA Kironggo Bondowoso, Jogging Track Segera Dibangun?

Menurut Fathur, aktivitas olahraga masyarakat di kawasan alun-alun terus membutuhkan ruang yang memadai.

Ketika belum tersedia jalur khusus, warga terpaksa memanfaatkan area yang seharusnya digunakan kendaraan. Situasi tersebut menjadi alasan utama pemerintah mendorong pembangunan jogging track agar kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Rencananya, pembangunan jogging track akan direalisasikan tahun ini dengan memanfaatkan area trotoar di sekitar Alun-Alun RBA Kironggo.

Penataan tersebut sekaligus diarahkan untuk mengembalikan fungsi masing-masing ruang kota. Jalan raya digunakan untuk kendaraan, sementara trotoar menjadi ruang bagi pejalan kaki dan aktivitas masyarakat. “Kami ingin ruang kota tertata sesuai fungsinya,” jelas Fathur.

Dia mengatakan, penataan tersebut juga menjadi bagian dari agenda revitalisasi ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan. Alun-alun tidak hanya dipandang sebagai ikon daerah, tetapi memiliki fungsi penting sebagai ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan berinteraksi.

Karena itu, keberadaan fasilitas pendukung seperti jogging track dinilai perlu segera diwujudkan.“Alun-alun ini bukan sekadar ikon kota. Ini ruang vital yang digunakan masyarakat. Karena itu, fasilitasnya juga harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman,” katanya.

Pemkab Bondowoso memastikan rencana tersebut terus dikawal agar dapat direalisasikan sesuai target.

Pemerintah berharap pembangunan jogging track dapat menjadi bagian dari pembenahan wajah kawasan pusat kota sekaligus menjawab kebutuhan warga yang selama ini belum memiliki jalur khusus untuk berolahraga. “Insya Allah tahun ini terlaksana. Ini bagian dari komitmen kita memperbaiki Bondowoso ke depan,” pungkasnya. (faq)

 
Editor : M. Ainul Budi
Sekda Bondowoso alun-alun jogging track Bondowoso