Radar Ijen - Bukan sekadar langkah kaki mengejar garis finis.
Bondowoso Night Run (BNR) 2026 hadir untuk mengajak seluruh warga bergerak bersama, menjaga kesehatan, dan merayakan kebersamaan di jantung kota.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid membuka ajakan itu langsung untuk seluruh warga.
Lari dianggap sudah menjadi bagian dari budaya sehat warga di Bumi Ki Ronggo.
"Sudah siap bergerak dan hidup lebih sehat?" tanyanya menyapa.
Bondowoso Night Run (BNR) kembali hadir membawa pengalaman yang lebih seru dan meriah.
Tahun ini, BNR bukan sekadar ajang lari biasa. Tapi menggabungkan budaya dan wisata yang ada di Bondowoso.
"BNR 2026 adalah momentum untuk berkumpul, berolahraga, menjaga kesehatan, dan menikmati semangat kebersamaan," tegasnya.
Dengan tema "Run – Glow – Culture", ajang ini mengajak warga menikmati suasana lari malam yang sarat nuansa budaya Bondowoso.
"Jadi, jangan sampai ketinggalan! Jadilah bagian dari kemeriahan lari malam budaya di jantung kota Bondowoso," pesannya.
Pria yang akrab disapa Ra Hamid itu menegaskan, ia menanti kehadiran seluruh warga.
Untuk berlari bersama, serta menikmati malam di jantung kota Kota Tape.
"Saya tunggu kalian semua di BNR 2026. Sampai ketemu di sana!" ujarnya penuh semangat,
Ajang ini diharapkan bukan hanya melahirkan tubuh yang sehat, melainkan mempererat ikatan warga dalam semangat kebersamaan yang tak terpisahkan.
Serta para pelari lebih mengenal budaya dan wisata yang ada di Bondowoso. (ham/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh