Terjatuh ke Jurang 60 Meter, Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal  

Faqih Humaini • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:03 WIB
Tim gabungan saat proses evakuasi dua korban pendaki gunung piramid (BPBD Bondowoso)
Tim gabungan saat proses evakuasi dua korban pendaki gunung piramid (BPBD Bondowoso)

BONDOWOSO, Radar Jember  – Tim gabungan akhirnya menemukan dua pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Selasa (4/8). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Punggung Naga, dengan jarak sekitar lima meter antar korban.

Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban atas nama  Maliya Finda, 51, warga Surabaya, dan Irfan Nasrul Lalili, 34, warga Bondowoso yang berprofesi sebagai guide, ditemukan sekitar pukul 11.30 hingga 12.30 WIB oleh tim pencari.

“Korban ditemukan di jurang dengan kedalaman kurang lebih 60 meter di titik Punggung Naga. Lokasinya tidak jauh dari titik ditemukannya almarhum Thoriq beberapa tahun lalu,” kata Kristianto saat dikonfirmasi.

Baca Juga: DPRD Bondowoso Soroti Status Pendakian Gunung Piramid? Harus Ada Ketegasan dan Evaluasi Menyeluruh

Setelah ditemukan, tim langsung melakukan penanganan awal dengan membungkus jenazah untuk proses evakuasi. Namun, kondisi medan yang ekstrem menjadi kendala utama sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan secara langsung pada hari yang sama.

Kristianto menjelaskan, peralatan tambahan harus didatangkan dari Basarnas Banyuwangi untuk menunjang proses evakuasi.

“Medannya sangat curam dan berbahaya, sehingga kami membutuhkan perlengkapan khusus. Hari ini proses persiapan, kemungkinan besok alat sudah sampai di lokasi,” ujarnya.

Baca Juga: Sebenarnya Sudah Ada Larangan Pendakian di Gunung Peramid Bondowoso: Pendaki yang Naik Statusnya Ilegal?

Rencananya, evakuasi akan dilakukan Rabu (5/8) mulai pukul 07.00 WIB. Proses pengangkatan jenazah dilakukan secara bertahap (estafet) menuju Pos 2, sebelum selanjutnya dibawa ke bawah menggunakan mobil jenazah dan langsung dirujuk ke RS Bhayangkara.

Untuk sementara, tim gabungan bersama relawan memutuskan bermalam di sekitar lokasi penemuan jenazah guna memaksimalkan tenaga untuk evakuasi esok hari.

“Kami fokuskan energi tim untuk proses evakuasi besok karena cukup berat,” tambahnya.

Dari keterangan keluarga, kedua korban diketahui merupakan pendaki berpengalaman.

Korban perempuan disebut kerap melakukan pendakian, sementara korban laki-laki juga terbiasa mendampingi pendaki sebagai porter maupun pemandu di jalur ekstrem Gunung Piramid. (faq)

 

 

Editor : Faqih Humaini
maliya finda Pemkab Bondowoso pendaki hilang Gunung Piramid Bondowoso