CURAHDAMI, Radar Ijen - Pencarian dua pendaki yang hilang kontak di Gunung Piramid, Kelurahan/Kecamatan Curahdami, Bondowoso berakhir duka.
Kedua pendaki yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (4/8). Setelah dilakukan pencarian oleh tim sar gabungan.
Korban diketahui bernama Maliya Finda, 51, warga Surabaya, dan Erfan, 35, pemandu lokal asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso. Keduanya memulai pendakian pada Minggu (2/8).
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, kedua korban ditemukan sekitar pukul 12.13 WIB di bawah kawasan Punggung Naga dengan kedalaman sekitar 60 meter.
Baca Juga: Ngefans tapi Tetap Profesional! Kisah Anak Muda Bondowoso yang Dipercaya Garap MV Ndarboy Genk
"Untuk dua orang yang dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Piramid telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya didampingi OSC Basarnas Jember, Jefriyansah.
Menurut Aryo, kedua jenazah ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di ranting pohon. Jarak antara kedua korban sekitar lima meter.
Tim SAR gabungan kemudian turun menuju titik penemuan korban untuk melakukan penanganan awal. "Kemudian kita lakukan pembungkusan korban," ujarnya.
Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan pada Selasa (4/8) karena kondisi medan yang tidak memungkinkan.
Sejumlah personel SAR dijadwalkan bermalam di Gunung Piramid agar proses evakuasi dapat dilanjutkan pada Rabu (5/8).
Di sekitar lokasi penemuan, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya tas, sepatu, dan perlengkapan lainnya. "Sudah kita amankan," ujarnya.
Sebelumnya, Maliya Finda dan Erfan dilaporkan hilang kontak setelah melakukan pendakian di Gunung Piramid.
Berdasarkan data Posko Kantor Kecamatan Curahdami, sebelum mendaki keduanya sempat menitipkan sepeda motor Yamaha NMAX merah bernomor polisi P 2938 ES di rumah seorang warga setempat.
Baca Juga: Gerakan Literasi Wajib Ditingkatkan, DPRD Bondowoso Ingatkan Ancaman Generasi Gadget
Kecurigaan muncul ketika hingga Senin (3/8) pukul 17.30 WIB sepeda motor tersebut belum juga diambil. Padahal, jalur pendakian Gunung Piramid umumnya dapat ditempuh dengan sistem tektok atau naik-turun dalam waktu sekitar delapan jam.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, BPBD, relawan, dan pemandu gunung hingga akhirnya kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (ham)
Editor : Ilham Wahyudi