Update Pendaki Asal Surabaya yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Bersama Pemandu Lokal

Ilham Wahyudi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:52 WIB
DICARI: Petugas gabungan bersiap melakukan pencarian dua pendaki yang hilang kontak setelah mendaki Gunung Piramid.(SAMSUDI)
DICARI: Petugas gabungan bersiap melakukan pencarian dua pendaki yang hilang kontak setelah mendaki Gunung Piramid.(SAMSUDI)

 

CURAHDAMI, Radar Ijen - Dua pendaki Gunung Piramid di Kecamatan Curahdami, Bondowoso, dilaporkan hilang kontak (lost contact) setelah mendaki sejak Minggu (2/8).

Tim gabungan langsung bergerak melakukan asesmen awal dan penyisiran jalur pendakian untuk mencari keberadaan keduanya.

Laporan hilangnya dua pendaki tersebut dibenarkan Kapolsek Curahdami AKP Muktamar. Dia mengatakan, pada Senin (3/8) malam sejumlah personel dari Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) telah diberangkatkan menuju Pos 1 Gunung Piramid untuk melakukan pencarian awal.

"Tadi malam sudah berangkat beberapa orang teman-teman dari APGI naik ke Pos 1," katanya.

Baca Juga: Ngefans tapi Tetap Profesional! Kisah Anak Muda Bondowoso yang Dipercaya Garap MV Ndarboy Genk

Menurut dia, tim yang diterjunkan tidak hanya melakukan penyisiran jalur pendakian, tetapi juga asesmen awal untuk memetakan kemungkinan posisi kedua pendaki.

Meski pencarian malam hari memiliki sejumlah keterbatasan, hasil asesmen tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan strategi pencarian berikutnya. "Namun dari asesmen awal tersebut dapat jadi rujukan untuk menentukan langkah selanjutnya," imbuhnya.

Baca Juga: Pendakian Ilegal Gunung Piramid Kembali Makan Korban, Dua Pendaki Dilaporkan Hilang  

Berdasarkan data Posko Kantor Kecamatan Curahdami, dua pendaki yang dilaporkan hilang kontak adalah Maliya Finda, 51, warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya bersama seorang pemandu lokal, Erfan, 35, warga Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.

Informasi yang dihimpun dari base camp pendakian di Dusun Tegal Tengah, Curahdami, menyebutkan keduanya memulai pendakian pada Minggu (2/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum mendaki, mereka menitipkan sepeda motor Yamaha NMAX merah bernomor polisi P-2938-ES di rumah salah seorang warga setempat.

Kecurigaan muncul setelah hingga Senin (3/8) sekitar pukul 17.30 WIB sepeda motor tersebut belum juga diambil.

Padahal, jalur pendakian Gunung Piramid umumnya dapat ditempuh dengan sistem tektok atau naik-turun dalam waktu sekitar delapan jam.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan penyisiran untuk memastikan keberadaan kedua pendaki tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari tim pencarian. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
berita bondowoso Surabaya pendaki hilang Gunung Piramid Bondowoso