SUMBER ANOM, Radar Ijen - Akibat rumahnya rata dengan tanah, setelah dilalap si Jago Merah, Jum'at (31/7).
Terpaksa menginap di rumah saudaranya, yang tak jauh dari lokasi kejadian. Bersama anggota keluarganya yang lain.
Hal tersebut membuat Pemkab Bondowoso belum menyiapkan tempat penampungan sementara, secara langsung.
"Mereka memilih (menginap, red) bersama sanak saudaranya. Ada anaknya, ada saudaranya. Tapi Insyaallah besok akan segera kami tangani," kata As'ad Yahya Syafi'i, Wakil Bupati Bondowoso.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Ra As'ad itu, menyampaikan skema pemberian bantuan. Agar oara korban segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.
"Insyaallah kami ada perbaikan rumah akibat bencana. Setiap rumah, anggarannya Rp 20 juta," ucapnya.
Sebelumnya, Pemkab melalui BPBD Bondowoso, memberikan bantuan berupa peralatan masak, hingga peralatan darurat lainnya.
"Sementara ada dari BPBD, tapi nanti kami coba koordinasikan dengan Baznas," jelasnya.
Dari delapan tujuh rumah terdampak, enam rumah diantaranya yang akan mendapatkan bantuan tersebut.
Rencananya, sejumlah Rp 20 juta itu, tak berupa uang tunai. Melainkan berupa material secara langsung.
Diberitakan sebelumnya, lima rumah di Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan rata dengan tanah, setelah terbakar. Serta dua rumah serta satu bangunan berupa Mushalla ikut terdampak. (ham)
Editor : M. Ainul Budi