Gelaran Job Fair Bisa Tekan Pengangguran 2,55 Persen di Bondowoso

Faqih Humaini • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 18:06 WIB
MENGECEK: Bupati Hamid dan Wabup As
MENGECEK: Bupati Hamid dan Wabup As'ad saat melihat langsung proses wawancara kerja.(FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)

 

radar jember - PEMKAB Bondowoso menegaskan komitmennya menjadikan investasi sebagai pintu masuk utama penyerapan tenaga kerja. Penegasan itu disampaikan Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid di sela kegiatan job fair yang digelar Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja, dengan melibatkan puluhan perusahaan dan ribuan lowongan kerja.

Menurut bupati, capaian penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga 2,55 persen pada 2025 menjadi indikator positif. Angka tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mulai membuahkan hasil nyata dalam menekan pengangguran di daerah.

"Sehingga dalam kegiatan jobfair kali ini, kami berharap peserta bisa memanfaatkan kegiatan ini sebagik mungkin," katanya.

Baca Juga: Siapkan Evaluasi Lanjutan Hingga Pelatihan, Job Fair di Bondowoso Diserbu Lulusan Baru

Meski demikian, ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, masih terdapat lebih dari 12.500 pencari kerja, mayoritas lulusan SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi, yang membutuhkan akses terhadap peluang kerja yang layak dan berkelanjutan.

Bupati menegaskan, strategi pembangunan ke depan harus bertumpu pada sinergi antara investasi dan ketenagakerjaan. Kemudahan perizinan dan promosi potensi daerah yang terus didorong melalui Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja, menurutnya, harus diimbangi dengan kewajiban investor untuk menyerap tenaga kerja lokal.

 “Investasi tidak boleh hanya berhenti pada angka dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam bentuk kesempatan kerja,” ujarnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Lima Rumah di Kecamatan Tamanan Bondowoso Rata Dengan Tanah Setelah Dilalap Si Jago Merah

Dalam job fair tersebut, sekitar 40 perusahaan mitra ambil bagian dengan menyediakan lebih dari 1.200 lowongan kerja. Kehadiran dunia usaha dinilai menjadi bukti bahwa Bondowoso memiliki daya tarik investasi sekaligus potensi sumber daya manusia yang siap dikembangkan.

Di sisi lain, bupati memberikan pesan khusus kepada para pencari kerja agar tidak hanya mengandalkan peluang yang ada, tetapi juga meningkatkan kapasitas diri. Ia menekankan pentingnya kompetensi, mentalitas kuat, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia kerja.

Pemkab, lanjutnya, akan terus memperkuat dukungan melalui program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi gratis berstandar nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terserap di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
berita bondowoso bupati bondowoso job fair Bondowoso