DABASAH, Radar Ijen - Tepuk tangan bergema ketika nama Kabupaten Bondowoso kembali disebut dalam ajang penghargaan tingkat nasional.
Pemkab Bondowoso sukses membawa pulang empat penghargaan di bidang pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu menghasilkan prestasi yang diakui secara nasional.
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menerima piagam penghargaan atas inovasi dan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan berbagai Program Prioritas Nasional.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Bondowoso mengimplementasikan sejumlah program strategis, yakni TAMASYA, GATI, SIDAYA, Genting, serta Makan Bergizi Gratis (MBG) sasaran 3B yang dinilai mampu memperkuat pembangunan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tak berhenti di situ, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga memperoleh penghargaan atas komitmennya dalam meningkatkan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang berkualitas bagi Pasangan Usia Subur (PUS).
Capaian peserta KB Baru, khususnya Metode Operasi Wanita (MOW) sepanjang 2026, bahkan melampaui target dengan realisasi di atas 100 persen.
Prestasi lain datang dari keberhasilan Bondowoso menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2026.
Dokumen tersebut menjadi pijakan penting dalam merancang arah pembangunan kependudukan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan daerah.
Apresiasi nasional juga diberikan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso atas inovasi serta peran aktifnya dalam mendukung implementasi Program Prioritas Nasional TAMASYA, GATI, SIDAYA, Genting, dan MBG sasaran 3B.
Bagi Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, penghargaan itu bukanlah milik seorang kepala daerah atau satu institusi semata.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari sinergi yang terbangun antara pemerintah, aparatur, para pemangku kepentingan, dan seluruh masyarakat Bondowoso.
"Penghargaan ini adalah penghargaan untuk sinergitas dan kebersamaan pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat Bondowoso atas capaian dalam mendukung program nasional sekaligus membangun sendi-sendi kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bondowoso," ujar pria yang akrab disapa Ra Hamid itu.
Ia menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dibangun selama ini mampu melahirkan capaian yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Baru Tujuh Bulan Sudah ada 48 Kejadian Kebakaran di Bondowoso
Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta seluruh pihak yang selama ini ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
"Terima kasih atas kolaborasi dan sinergitas yang telah dibangun, kepada seluruh OPD, ASN yang telah membaktikan diri, serta dukungan para stakeholder dan masyarakat Bondowoso. Ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri dan menjadi motivasi bagi kita untuk terus mengabdi, berinovasi, dan berprestasi," tegasnya.
Baca Juga: Persebo 1964 Bondowoso Mulai Panaskan Mesin Untuk Hadapi Piala Soeratin U-17
Empat penghargaan yang diraih tersebut semakin mengukuhkan posisi Bondowoso sebagai salah satu daerah yang konsisten mendukung agenda pembangunan nasional.
Bukan hanya melalui penguatan pembangunan keluarga dan pelayanan kependudukan, tetapi juga lewat upaya menghadirkan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Di balik setiap penghargaan, tersimpan pesan sederhana: ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, prestasi bukan lagi sekadar harapan, melainkan sesuatu yang dapat diraih bersama. (ham)
Editor : Ilham Wahyudi