RADAR JEMBER - Aksi sigap kembali ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso.
Kali ini, mereka berhasil mengevakuasi cincin yang tersangkut di jari seorang remaja asal Desa Pujer Baru, Kecamatan Maesan, Minggu malam (26/7). Proses evakuasi dilakukan di Mako Damkar sekitar pukul 19.00 WIB setelah kondisi jari korban mengalami pembengkakan.
Korban diketahui bernama Dedi,15. Ia datang ke Mako Damkar didampingi keluarganya setelah mengalami kesulitan melepaskan cincin yang telah dipakai selama dua hari.
Baca Juga: Kembali Ajukan Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bondowoso Siapkan Lahan 5 Hektare
“Begitu menerima laporan, petugas langsung melakukan penanganan dengan peralatan khusus agar cincin bisa dilepas tanpa melukai korban,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran dan Pemberdayaan Masyarakat Bondowoso, Martanto,
Peristiwa ini bermula saat Dedi menemukan sebuah cincin dan langsung memakainya. Namun, ukuran cincin yang tidak sesuai membuat jari korban perlahan membengkak.
Kondisi tersebut semakin parah hingga akhirnya pihak keluarga, melalui kakaknya Dewi Intan, menghubungi Damkar untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung merespons cepat. Setibanya korban di Mako, tim segera melakukan assessment terhadap kondisi jari yang membengkak. Dengan menggunakan alat pemotong khusus, cincin yang menyempit tersebut akhirnya berhasil dilepaskan dengan hati-hati.
Baca Juga: PDIP Bondowoso Refleksikan Kudatuli, Ajak Kader Rawat Demokrasi dan Ingatkan Bahaya Otoritarianisme
Martanto menjelaskan bahwa penanganan seperti ini membutuhkan ketelitian tinggi. Sebab, jika tidak dilakukan dengan benar, dapat berisiko melukai jaringan kulit korban.
“Alhamdulillah proses berjalan lancar. Cincinnya berhasil dilepas dan kondisi korban aman,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan perhiasan, terutama bagi anak-anak. Penggunaan cincin yang tidak sesuai ukuran dapat berpotensi menimbulkan pembengkakan hingga gangguan sirkulasi darah jika dibiarkan terlalu lama.
Usai proses evakuasi, petugas kembali siaga untuk menerima laporan darurat lainnya. Damkar Bondowoso menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga evakuasi non-kebakaran seperti kasus cincin tersangkut.
Editor : M. Ainul Budi