Radar Ijen – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bondowoso mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan alokasi anggaran publikasi media massa. Langkah tersebut dinilai strategis dalam memperkuat komunikasi publik, meningkatkan transparansi, serta memperluas penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat.
Pandangan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Bondowoso. Fraksi PKB menilai publikasi yang efektif menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.
Anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi PKB, A. Mansur, mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan media massa harus terus diperkuat, khususnya melalui organisasi perangkat daerah yang membidangi komunikasi publik. Menurutnya, dukungan anggaran publikasi yang memadai akan membuat pemerintah lebih optimal dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan.
“Kerja sama pemerintah dengan media perlu terus diperkuat. Anggaran publikasi juga harus dialokasikan secara proporsional, agar informasi pembangunan dapat diterima masyarakat secara luas,” kata Mansur saat menyampaikan pandangan akhir fraksi.
Ia menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi mengenai program pemerintah, baik yang sudah dilaksanakan maupun yang masih dalam tahap perencanaan. Publikasi yang maksimal diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Selain itu, Fraksi PKB berpandangan komunikasi publik yang konsisten, terbuka, dan berbasis data akan memperkuat kepercayaan masyarakat. Terlebih jika informasi yang disampaikan mampu menunjukkan hasil nyata dari pelaksanaan program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah.
PKB juga menilai publikasi resmi melalui media massa maupun media sosial menjadi instrumen penting dalam menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi. Informasi yang jelas dan terverifikasi dinilai mampu mencegah kesalahpahaman publik terhadap kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Di sisi lain, publikasi potensi daerah seperti investasi, pariwisata, dan UMKM dinilai dapat meningkatkan daya tarik Bondowoso di mata investor dan wisatawan. Berdasarkan data rapat, anggaran kerja sama media Pemkab Bondowoso tahun 2026 tercatat sebesar Rp346 juta. Fraksi PKB berharap alokasi tersebut terus dievaluasi dan ditingkatkan secara proporsional agar sejalan dengan kebutuhan komunikasi publik serta mendukung penyebarluasan informasi pembangunan secara lebih luas. (faq)