BADEAN, Radar Ijen - Peluit panjang wasit itu disambut teriakan perayaan kemenangan, oleh pemain, pelatih hingga supporter SSB Arseko Bondowoso.
Suasana tersebut terlihat ketika Tim Arseko sukses mengandaskan perlawanan dari Mifa Academy dalam Final Soeratin U-15, di Stadion Magenda, Bondowoso, kemarin (25/7).
Arseko menang dengan skor tipis 1-0 atas lawannya. Setelah sempat terjadi kemelut di depan mulut gawang, gol tunggal akhirnya tercipta pada babak pertama.
Setelah unggul jumlah gol, Arseko juga unggul jumlah pemain. Beberapa saat setelah gol tercipta, kiper lawan mendapat kartu merah langsung dari wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
Pada babak kedua, kedua tim masih tampil sama-sama ngotot, sejumlah peluang juga tercipta di depan gawang. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tetap tak ada tambahan gol.
Kemenangan di partai final tersebut, juga membuat Arseko memastikan diri dapat berlaga di Piala Soeratin tingkat Provinsi, bersama perwakilan klub lain di Jatim.
Pelatih Kepala Arseko, Ahmad Zulfikri mengatakan, pada babak pertama pertandingan berjalan sengit. Kedua tim sama-sama berada dalam konsentrasi tinggi.
Meski jual beli serangan terus terjadi, kedua tim masih berhati-hati menghadang setiap serangan yang datang ke wilayah pertahanannya.
“Di menit-menit akhir babak pertama, kami memiliki peluang karena ada blunder kiper. Sehingga bisa memasukkan bola ke gawang lawan,” katanya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Coach Fikri itu juga menyebut, tak ingin melakukan euforia berlebihan pasca menjadi juara di Piala Soeratin U-15 di Bondowoso.
Mereka memilih lebih fokus untuk melakukan persiapan berlaga di tingkat provinsi. “Setelah partai final. Anak-anak rest sehari, hari kedua kami sudah genjot latihan lagi,” tegasnya.
Persiapan sengaja dilakukan lebih awal, karena Coach Fikri mengaku, hingga saat ini jadwal pelaksanaan Piala Soeratin di tingkat provinsi masih belum diketahui secara pasti.
Selain itu, persiapan lebih awal juga dilakukan, untuk mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. “Targetnya lolos ke babak berikutnya. Syukur-syukur bisa masuk final di tingkat nasional,” pungkasnya. (ham)
Editor : Ilham Wahyudi