RADAR JEMBER - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso kembali bergulir sejak kemarin (13/7), setelah hampir tiga pekan terhenti akibat libur sekolah.
Namun, belum semua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa beroperasi. Sejumlah dapur masih disuspend lantaran proses perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum rampung.
Koordinator SPPG Kabupaten Bondowoso, Milla Afriana Agustina, mengatakan distribusi MBG sudah kembali dimulai, tetapi sejumlah dapur masih menunggu izin operasional.
Baca Juga: Menengok Hari Pertama Sekolah di Bondowoso: Tetap Gelar MPLS Meski Hanya Enam Siswa Baru?
Menurut Milla, dapur yang masih ditangguhkan merupakan dapur, yang sebelumnya telah dikenai suspend dan hingga kini masih menyelesaikan pembenahan fasilitas IPAL sesuai ketentuan.
"Hari ini sudah mulai distribusi, ada beberapa yang masih suspend," ujarnya.
Menjelang dimulainya kembali program MBG, berbagai dapur melakukan persiapan menyeluruh.
Di SPPG Grujugan, misalnya, para relawan melakukan general cleaning sejak Jumat (10/7) setelah hampir tiga pekan dapur tidak beroperasi.
"Iya, kita general cleaning," kata Achmad, salah seorang relawan.
Baca Juga: Mulai Seriusi Wacana Bondowoso Republik Kopi Reborn?
Kembalinya MBG juga menjadi kabar yang ditunggu para relawan. Selama program dihentikan sementara karena libur sekolah, sebagian dari mereka harus mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kemarin saya kerja serabutan untuk mengisi tiga minggu libur," ungkapnya.
Persiapan serupa dilakukan di SPPG Bercak Asri Cermee. Kepala SPPG, Azzahroh Putri Aulia, mengatakan seluruh area dapur dibersihkan karena selama masa libur hanya empat petugas yang berjaga.
Selain itu, pihaknya menggelar uji coba memasak sebanyak 55 porsi untuk memastikan seluruh peralatan masih berfungsi optimal sebelum produksi kembali dilakukan secara penuh.
"Kami upgrade seluruh peralatan dapur. Kalau ada yang rusak atau patah langsung kami ganti dengan yang baru," pungkasnya.
Editor : M. Ainul Budi