RADAR JEMBER - Urusan infrastruktur jembatan di Bondowoso tampaknya sedang dirundung rapor merah. Belum juga rampung urusan perbaikan Jembatan Sentong yang sempat dikeluhkan warga, kini muncul persoalan baru yang tak kalah mengkhawatirkan.
Jembatan Koncer dilaporkan mulai mengalami kerusakan parah berupa retakan hebat dan lubang menganga di badan jalan. Kondisi ini sontak memicu keluhan dari para pengguna jalan.
Baca Juga: MIRIS! Nasib Jembatan Koncer Bondowoso Tunggu Lubang Dulu Baru Diperbaiki?
Pasalnya, Jembatan Koncer merupakan salah satu akses krusial yang saban hari dilewati kendaraan dengan tonase beragam.
Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin jembatan ini bakal bernasib sama dengan Jembatan Sentong yang aktivitasnya sempat lumpuh. Lubang di Jembatan Koncer puluhan centimeter. Namun, membuat bagian sungai terlihat dari atas.
Retakan rambut hingga retakan menganga juga terlihat menjalar di beberapa titik konstruksi atas. Biasanya hal tersebut ditambal.
Situasi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua saat melintas di malam hari akibat minimnya penerangan jalan. Ketika truk atau kendaraan besar melintas, Jembatan Koncer memang terasa bergetar. Maka tak heran, jika banyak pengendara yang merasa khawatir.
Baca Juga: Breaking News! Jembatan Koncer Bondowoso Bolong, Warga Minta Segera Dilakukan Penanganan Cepat
"Aduh, belum selesai urusan Jembatan Sentong yang bikin pusing kalau mau lewat, sekarang Jembatan Koncer malah ikutan rusak," keluh Ardian, 45, salah seorang warga Kelurahan Tamansari.
Dia berharap pihak terkait, segera turun tangan untuk melakukan penanganan. Mengantisipasi hal tak diinginkan. Minimal, memberikan tanda peringatan atau barikade pengaman di sekitar lubang agar tidak memakan korban jiwa.
Kemunculan lubang di Jembatan Koncer, memang bukan kali pertama terjadi. Biasanya petugas hanya menambalnya dengan coran. “Dulu pernah bolong juga, tapi hanya ditambal saja. Jadi khawatir kalau lewat sana,” kata Muarif, Warga Desa Jambesari Darus Sholah.
Dia juga berharap, pihak terkait segera melakukan penyesuaian lalu lintas. Karena kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan. “Meski sudah ada tulisan truk dan bus dilarang melintas, tapi tetap saja ada yang nakal. Gimana gak mau berlubang jembatan ini,” pungkasnya.
Editor : M. Ainul Budi