Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banyak Warga yang Tak Sadar Memiliki Penyakit, Anggota DPRD Fraksi PKB Bondowoso Lakukan Langkah Antisipasi Ini

Ilham Wahyudi • Jumat, 3 Juli 2026 | 14:15 WIB
Tim kesehatan melakukan pemeriksaan gigi salah seorang warga di Kecamatan Maesan. (ILHAM/RJ)
Tim kesehatan melakukan pemeriksaan gigi salah seorang warga di Kecamatan Maesan. (ILHAM/RJ)

MAESAN, Radar Ijen – Puluhan warga itu, berbaris rapi menunggu giliran untuk pemeriksaan kesehatan. Sejumlah tenaga kesehatan, juga tampak sibuk melayani warga dengan berbagai peralatan yang ada.

Situasi tersebut terlihat dalam layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis, bagi masyarakat dalam rangka Hari Fraksi PKB, di Aula Gus Dur, Kecamatan Maesan, Jumat (3/7).

Kegiatan kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Muslimat NU, dan Nafiatul Ummah itu, bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan. Apalagi masih banyak warga yang tak sadar memiliki penyakit.

Ketua DPC PKB Bondowoso Tohari menegaskan, pelayanan tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Warga yang membutuhkan penanganan lanjutan akan tetap didampingi hingga memperoleh layanan medis yang sesuai.

Baca Juga: Belum Sempat Beredar, Kurir Sabu di Bondowoso Sudah Dibekuk

"Kalau sakitnya bisa diobati hari ini maka dilakukan pengobatan saat ini saja. Kalau harus lanjutan maka harus dirujuk, apakah harus rawat jalan atau inap," ujarnya.

Menurut Tohari, pendampingan juga diberikan kepada pasien yang harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan, baik rumah sakit di Bondowoso maupun di luar daerah.

"Ini akan kita kawal terus. Jika tidak bisa ditangani di RS Bondowoso, maka boleh dirujuk ke mana pun akan dikawal dan akan tetap gratis," tegasnya.

Baca Juga: Sempat Gaduh, Anggota DPRD Bondowoso Sarankan Peserta OSN-K Diberikan Reward Khusus

Ia juga memastikan masyarakat yang belum sembuh setelah pemeriksaan pertama tetap bisa melanjutkan pengobatan melalui puskesmas dengan pendampingan Fraksi PKB.

"Saya sampaikan ke masyarakat, kalau hari ini diperiksa dan diobati, jika belum sembuh, maka bisa datang ke Puskesmas, dan bisa datang ke rumah saya dari pukul 06.00 sampai 08.00 untuk konsultasi," katanya.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Jaminsegar (Jaminan Kesehatan Gratis). Antusiasme warga cukup tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Maesan, tetapi juga datang dari Pakem, Botolinggo, Cermee, Grujugan, hingga Kota Bondowoso.

Tohari berharap kegiatan serupa dapat diperluas agar menjangkau seluruh kecamatan di Bondowoso. Menurutnya, masih banyak warga yang belum menyadari kondisi kesehatannya hingga akhirnya diketahui setelah menjalani pemeriksaan.

"Banyak masyarakat yang sakit tapi tidak sadar kalau sakit. Banyak yang kaget ada yang darah tinggi, harus ke poli saraf, harus poli jantung, dan semacamnya," tuturnya.

Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan laboratorium, kolesterol, asam urat, mata, gigi, jantung, paru-paru, hingga pengobatan umum.

Baca Juga: Melihat Jejak Tradisi Penjamasan di Bondowoso, Merawat Pusaka, Menjaga Jejak Leluhur!

Tohari menyebut pendaftar daring mencapai 105 orang, sedangkan peserta yang datang langsung diperkirakan sekitar 300 orang.

"Yang online 100 orang lebih, yang offline lebih banyak, bisa 300 persen dari yang online," katanya.

Baca Juga: Menengok Momen Hari Bhayangkara di Bondowoso: Diminta Kian Dekat dengan Masyarakat

Salah seorang peserta, H. Fauzi, 70, warga Desa Pujer Baru, mengaku terbantu dengan layanan tersebut. Setelah diperiksa, ia diketahui mengalami tekanan darah tinggi dan mendapat obat serta rujukan untuk kontrol lanjutan.

"Layanan ini bagus, membantu masyarakat, daripada harus ke Bondowoso," ungkap Fauzi.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan PKB, Muslimat NU, dan Nafiatul Ummah.


“Ini sangat membantu kami. Apalagi saya yang ada di pinggiran,” pungkasnya. (*)

Editor : Ilham Wahyudi
#kegiatan kolaborasi #DPRD Bondowoso #muslimat nu #dinas kesehatan #pemeriksaan kesehatan