TENGGARANG, Radar Ijen - Menindaklanjuti gelombang protes dan polemik Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/SMP di Bondowoso baru-baru ini, DPRD Bondowoso mengambil langkah konkret.
Demi mengembalikan motivasi para siswa yang sempat terdampak polemik, Komisi IV resmi mengusulkan agar para pemenang OSN di tingkat kecamatan mendapatkan reward atau penghargaan yang layak.
Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, A Mansur menyatakan, bahwa kekacauan manajerial yang terjadi dalam pelaksanaan kompetisi sains tersebut, tidak boleh mengorbankan semangat belajar dan prestasi anak didik.
Oleh sebab itu, pria yang akrab disapa Cak Mansur itu mengusulkan, Dispendik memberikan apresiasi di tingkat kecamatan sangat krusial untuk menjaga mental juara para siswa.
Baca Juga: MAKIN MIRIS! Temuan BPK Bikin Suntikan Modal Perumda Ijen Tirta Bondowoso Makin Tersendat
“Ini kan pelaksanaannya online, biar ada kenangan-kenangan. Minimal siswa itu mendapatkan reward, bisa berupa sertifikat atau piagam,” katanya.
Komisi IV DPRD menilai, pemberian reward itu, merupakan bentuk pertanggungjawaban moral, sekaligus upaya pemulihan citra pendidikan di Bondowoso.
"Anak-anak kita sudah berjuang keras belajar. Jangan sampai karena administrasi, mereka jadi hambar. Mereka layak dihargai," ujar Cak Mansur.
Hal tersebut disampaikan oleh Cak Mansur ketika menemui perwakilan wali murid peserta OSN, di Kantor DPRD Bondowoso, Kamis (2/7).
Para pemenang diharapkan mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas atau Bupati.
“Kalau diberikan reward, ini kan menjadi kebanggaan tersendiri bagi anak-anak. Mereka akhirnya juga punya kenang-kenangan di rumahnya,” tuturnya.
DPRD Bondowoso berharap, dengan adanya reward tersebut, dapat mengembalikan fokus utama pada pembinaan bakat akademik anak-anak di Bondowoso. (ham)
Editor : Ilham Wahyudi